
SIDOARJO, BANGSAONLINE.com - Pencurian motor (Curanmor) di Sidoarjo, akhir-akhir ini sangat meresahkan warga. Kali ini, terjadi pencurian motor di salah satu minimarket yang berada di Jalan Kahuripan Raya, Desa Jati, Kecamatan/Kabupaten Sidoarjo.
Dalam menjalankan aksinya, pelaku terlihat mengenakan baju berwarna merah saat menggondol satu unit motor.
Kejadian tersebut berawal dari korban bernama Afif Nouval, yang memarkir motornya Honda Vario nopol W 2701 NDA di samping minimarket.
Saat dikonfirmasi, Afif mengungkapkan, dirinya baru tahu jika motornya hilang sekitar pukul 6.10 WIB.
"Pada saat pukul 05.30, saya parkir motor saya di samping Alfamidi Kahuripan," ungkap Afif, Rabu (11/10/2023).
Pria 17 tahun tersebut menjelaskan, waktu itu posisi motor dalam keadaan terkunci setir miring ke kiri.
Saat kejadian pada Senin (9/10/2023), dirinya hendak jogging pagi di sekitar lokasi kejadian.
"waktu itu saya mau jogging pagi," ujarnya.
"Tahu-tahu pas pukul 06.10, saya kembali dari jogging, saya lihat motor saya sudah tidak ada lagi," tambahnya.
Menurutnya, saat itu ada saksi mata seorang perempuan yang sedang menunggu suaminya jogging dan menyaksikan langsung aksi kriminalitas tersebut.
"Kata ibunya diambil sama orang pakai baju warna merah, ibunya menyaksikan sendiri pengambilan motornya. Ibunya tidak curiga dengan pelaku, karena pelaku berpakaian seperti orang sedang jogging juga," tambahnya.
Setelah itu, korban meminta bantuan dari salah satu pihak bank yang kebetulan CCTV nya menyorot di TKP. Dan benar setelah dicek ada satu orang yang mengambil motor miliknya.
Dari rekaman itu, diketahui pelaku mengambil motor sekitar pukul 06.01. Padahal, saat itu keadaan sekitar sedang terpantau banyak orang lalu lalang.
Korban mengungkapkan, pelaku berpawakan kurus menggunakan baju berwarna merah, celana putih, berpakaian layaknya sedang berolahraga.
"Pelaku dari seberang jalan, langsung menuju ke motor saya," tuturnya.
Kemudian, pelaku langsung membobol kunci kontak motor. Kejadian tersebut berlangsung begitu cepat. Hanya membutuhkan waktu dua menit untuk mengambil motor tersebut.
Sementara itu, saat dikonfirmasi, Kasi Humas Polresta Sidoarjo Iptu Tri Novi Handono membenarkan atas adanya kejadian tersebut, "Iya, korban sudah melaporkan," pungkasnya.
Seperti diketahui, sebelumnya juga telah terjadi pencurian motor pada Kamis (28/9/2023). Yakni di Desa Sawohan, Kecamatan Buduran, satu unit Honda Scoopy Amblas. Selanjutnya, Jum'at (22/9). Yakni di RT 1 RW 3 Jalan Gambir Anom, Desa Sruni, Kecamatan Gedangan, satu unit Honda Beat dibawa kabur. (cat/sis)