Khofifah Indar Parawansa Dianugerahi Gelar Doktor Honoris Causa dari Unair

Khofifah Indar Parawansa Dianugerahi Gelar Doktor Honoris Causa dari Unair Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, saat meraih gelar Doktor Honoris Causa dari Unair. Foto: DEVI FITRI AFRIYANTI/BANGSAONLINE

"Nah kalau misalnya dia mau belanja di Surabaya harus cari Mandiri dengan Mandiri, BNI dengan BNI. Itu menjadikan interoperability sesuatu sekali. Karena itu by system harus connect. Kalau misalnya ATM Mandiri, ini interoperability maka semua yang himbara bisa mengakses," imbuhnya.

Kemudian, kata , ada bantuan makan non-tunai yang dulunya beras miskin (raskin). Supaya perspektif lebih positif, ia mengusulkan beras untuk keluarga sejahtera pada waktu itu.

"Kemudian digitalisasinya adalah menjadi BPNT (Bantuan Pangan Non-Tunai). Jadi digitalisasi di lingkungan keluarga kurang mampu, penerima program perlindungan sosial itu sebetulnya sudah cukup kuat waktu itu," katanya.

Sementara itu, Rektor , Mohammad Nasih, menyatakan gelar tersebut tidak cuma-cuma dan memakan waktu yang panjang. Di mana, proses ini dimulai dengan usulan dan persetujuan badan pertimbangan, termasuk persetujuan ketua departemen pada 2020, lalu senat menilai dan berdiskusi, sehingga muncul rekomendasi dari senat akademik pada tahun yang sama.

"Ibu khofifah adalah Ketua Pengurus Pusat IKA UA dan beliau adalah anggota parlemen termasuk pimpinan termuda pada zamannya. Oleh karena itu, sangat layak kami memberikan kehormatan dalam bentuk doktor honoris causa," ucapnya. (dev/mar)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Berita Terkait

BANGSAONLINE VIDEO