Gubernur Khofifah saat menjenguk Anzumil yang dirawat di RSUD Sidoarjo
Caranya dengan mengirimkan bacaan surat Al Fatihah kepada almarhum.
Tak hanya itu, Gubernur perempuan pertama di Jatim ini juga memupuk dan memberikan semangat kepada seluruh siswa kelas XII SMA Negeri 1 Sidoarjo.
Karena dalam waktu dekat maksimal 15 Februari 2024 mereka harus menentukan pilihan untuk masuk di jurusan, fakultas, dan perguruan tinggi yang mereka cita-citakan.
"Harus dibangun semangat bersama untuk mereka, bahwa mereka tetap harus membangun semangatnya, memberikan prestasi terbaiknya di akhir masa studi di kelas dua belas ini," katanya.
Mantan Menteri Sosial RI ini juga berpesan agar para siswa tidak takut untuk bercita-cita tinggi.
Ia juga memotivasi mereka agar selalu berpikir positif dan tentu dibarengi dengan ikhtiar yang luar biasa untuk menggapai mimpi atau cita-cita tinggi mereka.
"Allah akan memberikan kepada kita sesuai dengan apa yang kita persangkaan kepadaNya, ini hadist qudsi, maka semua harus positif thingking, harus husnudzon terhadap Rohman rohimnya Allah," pesannya.
Tak berhenti di situ, Gubernur Khofifah juga melanjutkan dengan menjenguk siswa SMAN 1 Sidoarjo yang juga korban laka tersebut, Anzumil, yang tengah mendapatkan perawatan di RSUD Sidoarjo. Kepada Anzumil, Gubernur Khofifah juga memberikan semangat agar ia segera sembuh.
Kebetulan di hari yang sama, Anzumil juga tengah berulang tahun, dan Gubernur Jatim ini pun memberikan kue ulang tahun dan doa kepada Anzumil.
"Selamat ulang tahun nak, juga semoga lekas sembuh ya nak, sebentar lagi Anzumil juga harus menentukan pilihan mau kuliah dimana, jurusan, apa, harus semangat ya nak" ucapnya.
Di sisi lain, Kepala Sekolah SMA Negeri 1 Sidoarjo Eko Redjo Sunariyanto menyampaikan bahwa kegiatan doa dan tahlil bersama ini telah diselenggarakan sejak hari Senin lalu.
Ia juga mengungkapkan bahwa SMAN 1 Sidoarjo juga telah melakukan berbagai persiapan dan penguatan kepada siswa kelas XII yang harus menentukan pilihan mereka ke perguruan tinggi.
"Kami juga mengundang kakak kelas mereka, alumni SMAN 1 Sidoarjo yang di UI, UNAIR, ITS, UGM, dan perguruan tinggi negeri lainnya untuk datang kesini dan memberikan motivasi untuk adik-adik mereka yang di kelas dua belas," ucapnya.
Turut hadir Kadis Pendidikan Prov. Jatim, Karo Kesra Setda Prov. Jatim, Karo Administrasi Pimpinan, Kadis Pendidikan Kab. Sidoarjo, para guru, staf, komite sekolah, dan para siswa SMA Negeri 1 Sidoarjo, dan keluarga korban.(dev/van)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




