Ansor, TNI dan Polri berkumpul bersama usai beikrar menjaga kerukunan umat beragama di Pendopo Kecamatan Rengel, Tuban. (suwandi/BANGSAONLINE)
TUBAN, BANGSAONLINE.com - Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kabupaten Tuban bersama TNI dan Polri berikrar untuk menjaga kerukunan umat beragama di Pendopo kecamatan Rengel, Senin (27/7).
Dalam Ikrar kerukunan tersebut, Ansor diwakili PAC GP Ansor Kecamatan Rengel, lingkungan TNI diwakili Koramil, sedangkan pihak Polri diwakili oleh polsek Rengel.
BACA JUGA:
- PT SBI Salurkan 24 Hewan Kurban untuk Warga Tuban pada Iduladha 2026
- Lapas Tuban Gagalkan Penyelundupan 177 Butir Obat, Alur Kunjungan Bakal Diperketat
- PT Solusi Bangun Indonesia Bagikan Dividen Rp329,3 Miliar dari Laba Bersih 2025
- Gangguan Transmisi 500 kV, PLN Angkat Bicara soal Listrik Padam di Tuban hingga Lamongan
Ketua GP Ansor Tuban, H. Ahmad Syafiq Sauqi menyatakan jika ikrar ini menunjukkan bahwa Ansor bertekad menjaga kerukunan umat beragama. Apalagi pasca kejadian di Kabupaten Tolikura, Papua. Sehingga ikrar tersebut sebagai gerakan menuju kerukunan umat beragama yang harus ditegakkan oleh semua bangsa.
“Ansor siap menjadi pelopor dan penguat kerukunan antar umat beragama. Kami berharap supaya gerakan ini menjadi gerakan bersama untuk keutuhan NKRI,” tutur Gus Syafiq sapaan akrabnya.
Sementara itu, Kapolsek Rengel, AKP Musa Bachtiar yang hadir pada acara ikrar tersebut meminta agar organisasi masyarakat (ormas) di seluruh Tuban khususnya di Kecamatan Rengel untuk menjaga kerukunan umat beragama. Selain itu, ia juga meminta agar masyarakat tidak ikut terpengaruh pada peristiwa yang terjadi di tolikura, Papua.
“Kami ajak teman-teman Ansor agar ikut menjaga hubungan dengan semua pihak demi mewujudkan kerukunan umat beragama,” ungkapnya.
Mantan Kapolsek Kerek juga juga mengajak masyarakat untuk ikut membantu menjaga kamtibmas. Bahkan, meminta pada warga agar bisa menangkal isu atau provokasi yang bisa memecahkan kerukunan umat beragama.
“Semoga masyarakat khususnya di Kecamatan Rengel ini bisa menjaga kerukunan umat beragama, sehingga tidak terjadi perpecahan di tengah-tengah masyarakat,” harapnya. (wan/rvl)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




