Ironi Kaum Beragama, Menikmati Puisi Gus Mus

Ironi Kaum Beragama, Menikmati Puisi Gus Mus KH A Mustofa Bisri (Gus Mus)

SURABAYA, BANGSAONLINE.com – Ulama kharismatik yang juga kondang sebagai penyair, KH A Mustofa Bisri (Gus Mus), terus melahirkan kaya sastra yang sangat indah sekaligus luhur. 

Yang menarik, Gus Mus yang sehari-harinya mengasuh Pondok Pesantren Raudlatut Tholilbin, Leteh, Rembang, Jawa Tengah, itu juga banyak melahirkan karya seni atau karya puisi otokritik terhadap umat beragama. Diantaranya yang akan kita tampilkan di bawah ini.

Dalam puisi ini Gus Mus yang Mustasyar PBNU itu  secara sarkastis menulis bahwa orang yang diberi kekuatan malah mengidentikkan diri sebagai Tuhan:

Mereka yang engkau anugerahi

kekuatan sering kali bahkan merasa

diri Engkau sendiri

Mereka bukan saja ikut

menentukan ibadah

tetapi juga menetapkan

siapa ke sorga siapa ke neraka,” tulis Gus Mus.

Mari kita nikmati puisi karya Gus Mus yang mantan Rais Aam Syuriah PBNU yang  sangat menyentuh kalbu itu:


Tuhan,

lihatlah betapa baik

kaum beragama

negeri ini

mereka tak mau kalah dengan kaum

beragama lain

di negeri-negeri lain.

Demi mendapatkan ridhomu


mereka rela mengorbankan

saudara-saudara mereka

untuk merebut tempat

terdekat disisiMu

mereka bahkan tega menyodok

dan menikam hamba-hambaMu sendiri

demi memperoleh RahmatMu

mereka memaafkan kesalahan dan

mendiamkan kemungkaran

bahkan mendukung kelaliman

Untuk membuktikan

keluhuran budi mereka,

terhadap setanpun

mereka tak pernah

berburuk sangka


Tuhan,

lihatlah

betapa baik kaum beragama

negeri ini

mereka terus membuatkanmu

rumah-rumah mewah

di antara gedung-gedung kota

hingga di tengah-tengah sawah

dengan kubah-kubah megah

dan menara-menara menjulang

untuk meneriakkan namaMu

menambah segan

dan keder hamba-hamba

kecilMu yang ingin sowan kepadaMu.


NamaMu mereka nyanyikan dalam acara

hiburan hingga pesta agung kenegaraan.

Mereka merasa begitu dekat denganMu

hingga masing-masing

merasa berhak mewakiliMu.


Yang memiliki kelebihan harta

membuktikan

kedekatannya dengan harta

yang Engkau berikan

Yang memiliki kelebihan kekuasaan

membuktikan kedekatannya dengan

kekuasaannya yang Engkau limpahkan.

Yang memiliki kelebihan ilmu

membuktikan

kedekatannya dengan ilmu

yang Engkau karuniakan.


Mereka yang engkau anugerahi

kekuatan sering kali bahkan merasa

diri Engkau sendiri

Mereka bukan saja ikut

menentukan ibadah

tetapi juga menetapkan

siapa ke sorga siapa ke neraka.


Mereka sakralkan pendapat mereka

dan mereka akbarkan

semua yang mereka lakukan

hingga takbir

dan ikrar mereka yang kosong

bagai perut bedug.

Allah hu akbar walilla ilham.