Bupati Kediri, Hanindhito Himawan Pramana, saat memberi keterangan kepada wartawan. Foto: Ist
KEDIRI, BANGSAONLINE.com - Mendengar kasus tewasnya santri berinisial B (14) asal Banyuwangi di salah satu pondok pesantren di Kecamatan Mojo, Bupati Kediri, Hanindhito Himawan Pramana, bergerak cepat menyikapi permasalahan tersebut.
Berdasarkan hasil penyelidikan, dugaan mengerucut adanya kejadian kesalahpahaman antara para tersangka dengan korban B. Sehingga kejadian ini berakibat penganiayaan terhadap korban secara berulang.
BACA JUGA:
- Ruang Kepsek dan TU MTsN 1 Kota Kediri Terbakar, Gus Qowim Pastikan KBM Tidak Terganggu
- Festival Literasi Kediri 2026 Resmi Dibuka, Wali Kota Vinanda Dorong Budaya Baca di Era Digital
- Dinkes Kota Kediri dan BNN Ajak Mahasiswa Perkuat Upaya Pencegahan Narkoba
- Outing Class di Pantai Pangi, Santri MMQ Kediri Terseret Ombak
Menyikapi hal itu, orang nomor satu di Kabupaten Kediri secara langsung melakukan koordinasi dengan Kapolres Kediri Kota, AKBP Bramastyo Priyaji, hingga mengawal keadilan atas kejadian tersebut.
“Saya telah mendapatkan kabar mengenai meninggalnya salah satu santri di salah satu Pesantren yang berada di Mojo, Kabupaten Kediri,” kata pimpinan daerah yang akrab disapa Mas Dhito itu, Rabu (28/2/2024).
Setelah mendengar kabar itu, sebagai orang tua sekaligus Bupati Kediri, ia turut menyampaikan ucapan bela sungkawa terhadap keluarga korban.
“Saya mengucapkan turut berbela sungkawa atas kejadian tersebut. Semoga korban di terima di sisi Allah SWT dan keluarga korban yang ditinggalkan diberikan kesabaran,” tuturnya.
Diakui Dhito, pihaknya sangat menyayangkan peristiwa yang terjadi kurang lebih pada Jumat sepekan lalu tersebut. Mengingat keberadaan pondok pesantren sebagai salah satu ruang untuk membentuk akhlak dan karakter generasi bangsa.
Oleh karena itu, lanjut dia, pihaknya beberapa hari belakangan terus melakukan komunikasi intens dengan Kapolres Kota Kediri guna mengawal tindak keadilan dari peristiwa ironis tersebut.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




