Pj Gubernur Jatim, Adhy Karyono (kanan) saat melakukan pemeriksaan kesehatan oleh Menteri Kesehatan, dr Terawan Agus
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Pj Gubernur Jawa Timur Adhy Karyono menghadiri peresmian layanan Imunoterapi Nusantara by Terawan di RS. Bhayangkara H.S. Samsoeri Mertojoso Kota Surabaya, Senin (29/04).
Peresmian ditandai dengan pemotongan tumpeng oleh Kapolda Jatim Irjen Pol. Imam Sugianto.
BACA JUGA:
- Hari Otoda ke-30 Tahun, Gubernur Jatim: Momentum Perkuat Sinergi
- Gula pada Sereal Sebabkan Lonjakan Gula Darah! Pilih Vitameal Mixberrys, Sereal Sehat Rendah Gula
- Dari Kartini ke Era Digital: Zakat untuk Pendidikan Perempuan sebagai Investasi Masa Depan Jatim
- Bukan Cuma untuk Anak-anak, Tidur dengan Boneka Ternyata Punya Manfaat ini
Kemudian dilanjut pengguntingan pita secara bersama-sama oleh Kapolda Jatim, Pj Gubernur Adhy dan mantan Menteri Kesehatan dr. Terawan Agus Putranto.
Usai peresmian, Adhy menyampaikan apresiasinya kepada RS. Bhayangkara yang telah menghadirkan layanan terapi terbaru di Jatim.
Dengan adanya layanan tersebut, diharapkan menjadi momentum lahirnya inovasi baru dalam bidang kesehatan, khususnya berkaitan dengan pengobatan kanker.

"Ini merupakan tonggak sejarah dan respons positif inovasi dalam upaya peningkatan derajat kesehatan masyarakat terutama dalam pengobatan kanker di Jawa Timur," kata Adhy.
Perlu diketahui layanan imunoterapi merupakan salah satu jenis pengobatan kanker yang sering digunakan di tanah air.
Sesuai dengan namanya, terapi ini berfokus pada peningkatan sistem imun agar lebih kuat dalam membunuh sel penyakit.
Layanan imunoterapi juga disebutkan akan membantu menghambat dan menghentikan perkembangan dan penyebaran sel kanker ke organ lain.
Beberapa jenis kanker yang dapat ditangani melalui imunoterapi adalah kanker paru, ginjal, kandung kemih, limfoma, autoimun dan kanker serviks
"Kalau kita perhatikan dari segi pelayanannya, maka imunoterapi ini mampu memberikan dampak optimal dalam meningkatkan survival rate pasien serta meningkatkan kualitas hidup pasien kanker di Jawa Timur," katanya.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




