Pencarian Korban Tenggelam di Bengawan Solo Bojonegoro Dihentikan

Pencarian Korban Tenggelam di Bengawan Solo Bojonegoro Dihentikan Tim SAR gabungan menghentikan pencarian Muhammad Iqbaludin Romli setelah tak mendapatkan hasil usai pencarian selama 1 minggu.

BOJONEGORO, BANGSAONLINE.com - BPBD Kabupaten Bojonegoro menghentikan pencarian terhadap Muhammad Iqbaludin Romli, seorang pemuda warga Desa Leran, Kecamatan Kalitidu, Bojonegoro, Jawa Timur, yang dilaporkan hilang sejak Minggu, 28 April 2024.

Iqbal diduga tenggelam di Sungai Bengawan Solo. Pencarian dimulai sejak Senin, 29 April 2024. Namun setelah sepekan, korban tak kunjung ditemukan.

Karena itu, pencarian dihentikan berdasarkan SOP yang mengatur operasi SAR selama satu pekan.

"Penghentian pencarian ini juga telah disepakati pihak keluarga korban," terang Kepala Pelaksana BPBD Bojonegoro, Laela Noer Aeny, Senin (6/5/2024) siang.

Aeny menjelaskan bahwa pencarian pemuda 24 tahun itu terkendala oleh debit air Sungai Bengawan Solo yang sedang besar dan deras.

Ia menegaskan tim SAR gabungan telah berusaha semaksimal mungkin selama proses pencarian.

Meski pencarian telah dihentikan, Aeny mengimbau siapa pun yang biasa beraktivitas di Bengawan Solo agar melapor apabila menemukan Muhammad Iqbaludin Romli.

"Laporan tersebut akan langsung ditindaklanjuti dan korban akan dievakuasi," kata Aeny.

Sebelumnya, Muhammad Iqbaludin Romli dilaporkan hilang diduga tenggelam di Bengawan Solo, tepatnya di sekitar Bendung Gerak Bojonegoro, Minggu, 28 April 2024. Sebab, sepeda ontel korban juga ditemukan di sekitar bendung gerak.