Kondisi trotoar di Jl. Panglima Polim Bojonegoro setelah selesai dibangun
BOJONEGORO,BANGSAONLINE.com - Kawasan Jl. Panglima Polim kini tampil lebih rapi dan nyaman setelah proyek pembangunan saluran drainase dan trotoar rampung.
Penataan infrastruktur tersebut membuat kawasan yang dikenal sebagai salah satu pusat pendidikan di Bojonegoro menjadi lebih ramah bagi pejalan kaki serta meningkatkan keselamatan dan kenyamanan aktivitas masyarakat.
Kepala Bidang Sarana Prasarana dan Utilitas Umum (PSU) Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman, dan Cipta Karya (DPKPCK) Kabupaten Bojonegoro, Zunaedi, mengatakan pembangunan ini bertujuan meningkatkan kualitas fasilitas publik.
“Pembangunan drainase dan trotoar di Jalan Panglima Polim, Kecamatan Bojonegoro, bertujuan untuk meningkatkan kualitas fasilitas publik,” ujarnya, Rabu (28/1/2026).
Selain menyediakan ruang yang layak bagi pejalan kaki, proyek tersebut juga diarahkan untuk mengurangi potensi genangan air yang kerap terjadi saat hujan dengan intensitas tinggi.
Rehabilitasi yang dilakukan meliputi penataan ulang saluran drainase, perbaikan trotoar, pemasangan lampu penerangan jalan, serta penanaman dan revitalisasi pohon di sepanjang koridor Jalan Panglima Polim.
Penataan terpadu itu diharapkan menciptakan lingkungan jalan yang lebih aman, nyaman, dan estetis. Zunaedi menjelaskan, jenis tanaman yang ditanam di sepanjang jalur tersebut adalah pohon pule.
Pemilihan pohon pule dinilai sesuai dengan karakter kawasan perkotaan serta mempertimbangkan aspek kenyamanan dan keindahan lingkungan.
Selain rehabilitasi drainase dan trotoar, Pemerintah Kabupaten Bojonegoro juga melakukan langkah darurat untuk menangani genangan air dengan memasang dua unit pompa air permanen.
Pompa tersebut ditempatkan di dua titik rawan genangan, yakni di depan Kantor Dinas Perpustakaan dan Arsip Kabupaten Bojonegoro di Jalan Pattimura Nomor 1A, Sumbang, serta di depan SMP Islam di Jalan Panglima Polim Nomor 38, Sumbang.
“Pemasangan pompa air permanen ini tidak sekadar penambahan fasilitas, tetapi menjadi bagian dari strategi integrasi sistem drainase perkotaan,” tegasnya.
Pompa berfungsi mempercepat aliran air menuju sungai atau saluran utama sehingga risiko genangan dapat diminimalkan.
Dengan selesainya proyek tersebut, Jalan Panglima Polim diharapkan menjadi contoh penataan kawasan perkotaan yang mengedepankan fungsi, kenyamanan, dan keselamatan, khususnya bagi pejalan kaki, serta mendukung aktivitas pendidikan dan sosial masyarakat sekitar. (van)






