Ia menjelaskan, delapan SD Negeri itu, diantaranya SDN Selokajang 3 di Kecamatan Srengat, SDN Slumbung 3 dan SDN Tambakan 2 di Kecamatan Gandusari, SDN Sumberagung 2 di Kecamatan Panggungrejo, SDN Sumberasri 4 di Kecamatan Nglegok, SDN Tulungrejo 4 dan SDN Wates 1 di Kecamatan Wates dan SDN Wonotirto 5 di Kecamatan Wonotirto.
Ia mengakui, hal ini kemungkinan disebabkan persaingan antarlembaga pendidikan formal tingkat dasar.
Sejumlah terobosan menarik siswa baru yang dilakukan sekolah-sekolah swasta, membuat jumlah SD negeri yang tidak mendapatkan siswa terus bertambah.
Ia mencontohkan adanya sekolah swasta yang menyediakan layanan antar jemput siswa.










