Khofifah Indar Parawansa.
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Peringatan Hari Kebaya Nasional yang jatuh pada 24 Juli 2024 dimaknai Khofifah Indar Parawansa sebagai momentum untuk mengingat kembali kebaya sebagai busana nasional.
Kebaya disebutnya juga menunjukkan identitas bangsa sebagai perekat, bersifat lintas etnis, dan berkembang menjadi aset budaya, sehingga perlu dijaga, dirawat, serta dilestarikan keberadaannya.
BACA JUGA:
- Gubernur Khofifah Salurkan BLT DBHCHT Rp2,5 Miliar untuk 2.508 Buruh Linting Sampoerna Rungkut II
- Produksi Padi Jatim Naik, Gubernur Khofifah Optimis Surplus Beras
- Jadi Guest Lecture Dies Natalis ke-39 UHT, Khofifah: SDM Maritim Unggul untuk Gerbang Baru Nusantara
- Ekonomi Jatim Tumbuh 5,96 Persen, Tertinggi di Pulau Jawa
"Saya mengajak masyarakat untuk terus menjaga, merawat, serta melestarikan keberadaan kebaya sebagai busana nasional," kata Khofifah melalui keterangan tertulis yang diterima BANGSAONLINE.com, Rabu (24/7/2024).

Lebih lanjut, ia mengatakan bahwa peringatan hari kebaya sebagai warisan budaya tak benda dunia juga mampu memberikan literasi tentang filosofi kebaya serta menunjukkan perilaku sosial perempuan Indonesia.
"Peringatan hari kebaya menumbuhkan nasionalisme melalui unsur estetika serta etika perempuan dalam berbusana," ujarnya.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




