SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Khofifah Indar Parawansa menyebut Polisi Wanita (Polwan) di seluruh Indonesia memiliki peran dan kontribusi yang sama dengan polisi laki-laki dalam mengabdikan dirinya kepada masyarakat, bangsa, dan negara.
Ia menyebut, Polwan sebagai srikandi Polri ikut berkontribusi pada pencapaian Indonesia Emas dengan mendukung lingkungan yang aman, inklusif, dan berkelanjutan untuk pertumbuhan ekonomi serta kesejahteraan masyarakat.
BACA JUGA:
- Jadi Guest Lecture Dies Natalis ke-39 UHT, Khofifah: SDM Maritim Unggul untuk Gerbang Baru Nusantara
- Ekonomi Jatim Tumbuh 5,96 Persen, Tertinggi di Pulau Jawa
- Pimpin Upacara Hardiknas 2026, Gubernur Khofifah Apresiasi Paskibra Bersatu Lintas Jenjang
- BSPS di Jatim Melonjak Jadi 33 Ribu Unit, Menteri PKP Dorong Dampak Ekonomi Luas
Hal tersebut sejalan dengan tema yang diusung pada Peringatan HUT Ke-76 Polwan yang diperingati setiap 1 September, yaitu 'Polwan Presisi Mendukung Percepatan Transformasi Ekonomi Yang Inklusif dan Berkelanjutan Menuju Indonesia Emas'.
Khofifah mengatakan, polwan memiliki peran penting sebagai srikandi di lingkungan kepolisian. Mereka tidak hanya bertugas dalam penegakan hukum dan menjaga keamanan, tetapi juga berperan dalam memperkuat citra Polri sebagai institusi yang inklusif dan representatif.
"Kepada seluruh Polwan baik di Jatim maupun Indonesia, teruslah menjadi srikandi Polri yang hebat dan presisi. Tetap pertahankan pendekatan humanis, karena itulah kelebihan perempuan. Lembut namun tegas," ujarnya di Surabaya, Minggu (1/9/2024).
Menurut dia, polwan memiliki kelebihan dalam pendekatan humanis ke masyarakat. Dengan sikapnya yang lembut namun tegas, polwan dianggap mampu membangun hubungan yang erat dengan masyarakat.






