Debat Publik perdana Pilwalkot Malang 2024 yang diselenggarakan KPU Kota Malang
KOTA MALANG,BANGSAONLINE.com - Debat Publik perdana Pilwalkot Malang dengan digelar KPU Kota Malang di Grand Mercure Malang Mirama, Sabtu (27/10/2024) malam.
Mengusung tema ‘Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat dan Memajukan Daerah’, ketiga paslon hadir menyampaikan visi-misi bila terpilih memimpin Kota Malang 5 tahun ke depan.
Debat Publik ini juga memberikan wawasan kepada seluruh masyarakat Kota Malang tentang program yang diusung para paslon.
Pertama, Paslon Wahyu Hidayat-Ali Muthohirin (WALI) menyampaikan visi misi dan program sesuai dengan nomor urut paslon yakni 1.
“Kami pasangan WALI (Wahyu Hidayat dan Ali Muthohirin) yang didukung 14 Partai Politik pendukung, dan kami dengan program bapak Presiden Prabowo dan Wakil Presiden Mas Gibran dengan visi misi kami yaitu Mbois Berkelas" jelas Wahyu Hidayat
Wahyu menyampaikan ada lima Program Unggulan seperti seragam gratis bagi siswa SD-SMP-SMA, 1.000 beasiswa bagi siswa SD, SMP, SMA dan Perguruan Tinggi, menjadikan Kota Malang sebagai kota 1000 event, dan pemberian dana pembangunan sebesar Rp 50 juta untuk RT dan juga akan menyelesaikan persoalan perkotaan sesuai dengan keahliannya
Ali Muthohirin menambahkan bahwa kita semua mempunyai tanggung jawab untuk membangun Kota Malang. Dengan dukungan masyarakat Kota Malang pasangan WALI yakin akan mampu untuk mensejahterakan masyarakat Kota Malang dengan bebas korupsi.
Selanjutnya paslon Heri Cahyono dan Ganis Rumpoko (Sam HC-Mbak Ganis) menjadi paslon kedua yang menyampaikan visi misi untuk Kota Malang 5 tahun kedepan. Yaitu Malang Kota Nyaman, Kreatif dan Berdaya Saing
"Nyaman indikatornya adalah terselesaikannya masalah hari ini seperti banjir, macet dan lainnya. Kreatif artinya kami akan membangun industri kreatif, karena kreatif itu merupakan mata uang baik kemarin, hari ini maupun yang akan datang" terangnya
Kemudian Berdaya Saing, ini menyangkut kualitas SDM yang akan dikembangkan berdasarkan bakat yang dimiliki sehingga Malang menjadi City of Talent atau Kota Bakat.
"Visi kami ini juga selaras dengan Tri Sakti Bung Karno dan visi nasional Indonesia Emas tahun 2045. Adapun perubahan pertama yang akan kami lakukan adalah perubahan cara pandang dalam memimpin, dimana kami akan memandang seluruh entitas yang ada di Kota Malang sebagai aset" ungkapnya
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




