Ketua KONI Gresik, Anis Ambiyo Putri (dua dari kanan), saat sarasehan dengan wartawan. Foto: SYUHUD/BANGSAONLINE
Atlet KONI Gresik dalam sejumlah tingkatan kejuaran telah ikut berkompetisi. Sedikitnya pada 2024 ada 3 kegiatan yang dilakukan KONI, pekan olahraga kabupaten (Porkab) Gresik pada 21-30 Agustus, dan Pekan Olahraga Nasional (PON) ke XXI di Aceh-Sumatera.
"KONI akan adakan peringatan hari olahraga nasional (Haornas) 2024 di Icon Mall," ucap Anis.
Sementara itu, Sekretaris KONI Gresik, Imam Junaidi, menyampaikan dalam pembahasan awal anggaran KONI pada tahun depan diproyeksikan turun signifikan. Jika tahun ini anggaran KONI Rp5 miliar, pada 2025 turun tinggal Rp2 miliar karena APBD mengalami defisit.
"Pada APBD 2025 anggaran KONI Gresik potensi turun signifikan. KONI mengajukan Rp 12 miliar diberikan Rp 2 miliar karena kondisi APBD defisit," ujarnya.
Dengan minimnya anggaran, KONI Gresik menggandeng pihak ketiga seperti PT Wilmar Nabati dan PT Petrokimia Gresik sebagai bapak asuh atlet.
"Seperti Mbak Nur Ismatul Sakdiah atlet panjat tebing ini yang raih medali emas punya bapak asuh PT Wilmar Nabati," katanya.
Selain menggandeng perusahaan, KONI juga menggandeng instansi lain seperti lembaga pendidikan sebagai bapak asuh.
"Kami bersyukur perusahaan dan lembaga pendidikan menjadi bapak asuh atlet-atlet kami yang berpretasi," sebutnya.
Ia menambahkan, fasilitas olahraga yang minim juga menjadi kendala yang dihadapi KONI. Saat ini fasilitas olahraga belum merata di setiap kecamatan. Fasilitas kebanyakan berada di perkotaan.
"Kondisi seperti ini sehingga kebanyakan atlet berasal dari kota," pungkasnya. (hud/mar)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




