SVP Sekretaris Perusahaan PG Adityo Wibowo (tengah) secara simbolis melepas bantuan untuk dikirim kepada korban erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki di Kabupaten Flores Timur, NTT. Foto: Ist.
"Barang-barang yang kami kirimkan merupakan hasil dari koordinasi kami dengan Satgas Bencana Nasional BUMN Wilayah NTT, beserta Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jawa Timur dan NTT. Harapannya benar-benar tepat sasaran dan sesuai dengan kebutuhan para pengungsi," jelas Robby.
Ditambahkan Robby, bantuan yang dikirimkan merupakan bagian dari program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) "Petrokimia Gresik Peduli dan Berbagi".
"Bantuan ini juga hasil kolaborasi antara Petrokimia Gresik dengan beberapa entitas Petrokimia Gresik Grup. Yaitu Yayasan Petrokimia Gresik, Petro Jordan Abadi, Petrokimia Kayaku, dan Koperasi Konsumen Karyawan Keluarga Besar Petrokimia Gresik (K3PG)," bebernya.
Lebih jauh, Robby menyampaikan, Petrokimia Gresik dalam pengiriman bantuan ini juga mengoptimalkan perannya sebagai koordinator Satgas dengan mendorong BUMN lain yang berada di wilayah Jawa Timur untuk turut mengirimkan bantuan. Beragam bantuan dari BUMN dikirimkan bersama bantuan Petrokimia Gresik Group.
BUMN yang turut mengirimkan bantuan antara lain, Bank Mandiri menyalurkan beras, gula, minyak goreng, mi instan, kecap, makanan ringan dan susu. Kemudian, PT Industri Kereta Api (INKA) juga ikut menyalurkan 360 kaleng sarden.
Selanjutnya, PT Surabaya Industri Estate Rungkut (SIER) juga mengirimkan sejumlah kebutuhan dasar untuk pengungsi dalam bentuk barang. Antara lain perlengkapan mandi, pampers, sembako, vitamin dan lainnya.
"Kolaborasi dan gotong royong menjadi kunci utama dalam penanganan bencana, oleh karena itu kami yang ada di Jawa Timur akan kembali mengirimkan bantuan untuk saudara di Flores Timur. Mari kita bersama-sama membantu meringankan beban saudara yang tengah kesulitan akibat erupsi Gunung Lewotobi. Kami berharap bantuan ini dapat memotivasi korban bencana untuk segera pulih, karena masih banyak saudara mereka yang peduli," pungkas Robby. (hud/van)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




