Direktur Keuangan dan Umum Petrokimia Gresik, Robby Setiabudi Madjid, saat pelepasan para penerima beasiswa tani muda Indonesia dan taruna makmur. Foto: Ist
Dalam pembekalan, Petrokimia Gresik bekerja sama dengan Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP) Kementerian Pertanian (Kementan). Program makmur merupakan ekosistem pertanian yang diinisiasi Menteri BUMN, Erick Thohir, sejak 2021.
Program yang berhasil meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan petani ini menggandeng banyak stakeholder mulai dari perbankan, lembaga penjamin atau asuransi, pendamping pertanian, dan offtaker.
"Melalui Taruna Makmur, Petrokimia Gresik mulai tahun 2022 mengajak mahasiswa Polbangtan untuk turut aktif menjadi tenaga pendamping yang membantu petani untuk meningkatkan produktivitas pertanian dan penghasilan petani, dalam rangka menciptakan pertanian berkelanjutan di Indonesia," urai Robby.
Ia menambahkan, program Taruna Makmur juga menarik perhatian Pupuk Indonesia, sehingga jangkauannya diperluas mulai tahun lalu. Selama 2022, total ada 30 Taruna Makmur yang disebar ke berbagai daerah di Indonesia, kemudian pada 2023 ada sebanyak 76 Taruna Makmur diberangkatkan ke seluruh Indonesia oleh Pupuk Indonesia, sedangkan untuk tahun ini ada 102 Taruna Makmur.
"Melalui program-program ini diharapkan para penerima sasaran termotivasi untuk turut aktif memajukan pertanian, serta mampu menginspirasi generasi muda lainnya untuk menjadi Pahlawan Pangan," pungkasnya. (hud/mar)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




