Banjir Bandang Terjang Binangun Blitar, Puluhan Rumah Rusak dan Dua Hanyut

Banjir Bandang Terjang Binangun Blitar, Puluhan Rumah Rusak dan Dua Hanyut Banjir yang melanda kecamatan Binangun Blitar yang merusak rumah dan kebun milik warga

BLITAR,BANGSAONLINE.com - Dua rumah warga di Desa Sambigede, Kecamatan Binangun, Kabupaten Blitar hanyut diterjang banjir bandang, Sabtu (30/11/2024) malam.

Banjir bandang diakibatkan hujan yang mengguyur wilayah tersebut tiga hari berturut-turut. Puncaknya usai hujan deras selama empat jam pada hari Sabtu.

Tak hanya menghanyutkan dua rumah warga, banjir bandang juga merusak 25 rumah warga, menghanyutkan hewan ternak serta membuat tempat pemakaman umum desa setempat rusak.

Imam Mahfud, Kepala Dusun Paldoyong, Desa Sambigede menuturkan banjir datang secara tiba-tiba selama dua jam. Saat banjir datang, air langsung menenggelamkan rumah warga. Bahkan dua diantaranya hilang terbawa arus.

"Dua yang hilang, sementara total yang terdampak itu 25 rumah," ujar Mahfud.

Tak hanya itu, banjir bandang juga menyebabkan, lahan tempat pemakaman umum (TPU) tergerus. Hingga setengah dari lahan TPU itu hilang.

"Terus kuburan di sini juga hilang separuh," lanjutnya.

Meski tidak ada korban jiwa, warga mengalami kerugian material yang cukup besar. Selain bangunan rumah yang rusak, ada hewan ternak terbawa arus yang akhirnya ditemukan dalam kondisi mati.

"Ada ternak warga berupa kambing dan sapi yang terbawa arus ditemukan mati," imbuh Mahfud.

Sementara Sudarso, warga Desa Sambigede yang menjadi korban bencana banjir bandang menuturkan, sejak tiga hari terakhir hujan turun setiap hari.

Puncaknya pada Sabtu kemarin, hujan deras mengguyur sejak pukul 15.00 WIB hingga malam hingga dan mengakibatkan banjir bandang.

"Semua barang di dalam rumah hancur. Soalnya kita berupaya menyelamatkan diri dan anak cucu saya. Jadi tidak mikir barang-barang yang ada di rumah. Banjir itu tingginya sekitar 1,7 meter," ujarnya. (ina/van)