Ketua DPC PDIP Gresik, Mujid Riduan.
GRESIK, BANGSAONLINE.com - DPP PDIP memecat 27 kader yang dianggap melanggar AD/ART karena maju pada Pilpres dan Pilkada 2024, serta mendukung pasangan calon yang tidak diusung partai.
Namun, dari puluhan kader yang dipecat dan telah diumumkan ke publik, tidak ada nama Sekretaris PAC PDIP Kecamatan Kebomas, Mega Bagus Saputra, dan Wakil Ketua BP Pemilu PAC Kecamatan Gresik, Agus Chumaidy.
Ketua DPC PDIP Gresik, Mujid Riduan, mengatakan bahwa pihaknya sejauh ini belum menerima surat dari DPP soal usulan pemecatan Mega Bagus Saputra dan Medy, panggilan Agus Chumaidy.
"Belum dapat surat dari DPP," katanya kepada BANGSAONLINE.com, Selasa (17/12/2024).
Ia menyebut, Bagus dan Medy diusulkan untuk dipecat oleh DPC PDIP Gresik karena mendukung kotak kosong pada Pilkada 2024.
"DPD dan DPP belum membalas usulan pemecatan Bagus dan Medy yang telah kami kirim pada 18 Oktober," ucap Wakil Ketua DPRD Gresik ini.






