Kepala Dinkes Gresik, Mukhibatul Khusnah, bersama Kepala BLP Kurniawan Eko Yuwanto, dan Tim PPSD Kejaksaan, Sudiarto, meninjau ruang laboratorium. Foto: SYUHUD/BANGSAONLINE
"Untuk SDM dan aturannya sudah ada. Tinggal melengkapi peralatannya," ucapnya.
Dikatakan olehnya, keberadaan Labkesmas juga akan memberikan kontribusi terhadap PAD (pendapatan Asli daerah).
Nantinya, Labkesmas akan menjadi lab untuk menangani lingkungan dan klinik, misal untuk lab kimia air minum serta lab dasar kesehatan, antara lain untuk urologi dan lainnya yang akan memberikan kontribusi retribusi daerah.
"Mudah-mudahan bermanfaat untuk masyarakat dan menambah PAD," pungkasnya
Sementara itu, Kepala BLP Pemkab Gresik, Kurniawan Eko Yuwanto, menyebut pembangunan gedung Labkesmas merupakan proyek strategis.
"Selain kami yang memantau juga dimonitor langsung oleh KPK melalui MCP. Dalam MCP tersebut memang diharuskan proyek strategis dikawal PPSD dalam hal ini Kejaksaan dan dari internal ada Inspektorat dan BLP," ujarnya.
Ia memastikan, proses pembangunan gedung sudah sesuai dengan ketentuan mulai lelang hingga pelaksanaannya.
"Penawaran dari kontraktor tidak lebih dari 20 persen, itu sesuai batas kewajaran. Tim BLP sudah berkeliling untuk melihat hasil bangunan, hasil pembangunannya bagus," katanya. (hud/mar)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




