
BANGSAONLINE.com - Sebagian wilayah di Jawa Timur masih akan diguyur hujan dengan intensitas ringan hingga lebat pada hari ini, Minggu (5/1/2025).
Berdasarkan rilis dari BMKG Juanda, pada pagi hingga sore hari diprakirakan cerah, berawan, berkabut, hujan ringan-sedang, dan hujan lebat disertai petir.
Baca Juga: Info BMKG Hari ini Minggu 23 Februari 2025: Cuaca Jatim Masih Hujan Lebat, Surabaya Jam Berapa?
Sedangkan pada malam hari diprakirakan cerah, berawan, berkabut, dan hujan ringan. Kondisi serupa juga masih akan terjadi pada Senin (6/1/2025) dini hari, diprakirakan cerah, berawan, berkabut, dan hujan ringan.
Namun, ada beberapa daerah di Jatim yang berpotensi cerah hingga berawan seharian yaitu Blitar, Kota Blitar, Kota Kediri, Kota Madiun, Lumajang, Malang, Sumenep, dan Tulungagung.
Data BMKG Juanda menyebut, suhu udara Jatim rata-rata berkisar antara 14.0-33.0 derajat celcius dengan kelembapan udara 63-99 persen.
Baca Juga: BMKG Juanda Beberkan Penyebab Cuaca Ekstrem pada 7-16 Februari 2025
Sementara angin dominan bertiup dari arah barat daya ke selatan dengan kecepatan 05-35 km per jam.
BMKG Juanda mengimbau masyarakat dan instansi terkait agar senantiasa waspada terhadap potensi cuaca ekstrem berupa hujan lebat hingga sangat lebat yang disertai petir dan angin kencang pada periode 2-10 Januari 2025.
Wilayah dengan topografi curam/bergunung/tebing diharapkan lebih waspada terhadap dampak yang dapat ditimbulkan akibat cuaca ekstrem seperti banjir, banjir bandang, tanah longsor, jalan licin, pohon tumbang serta berkurangnya jarak pandang.
Baca Juga: Hujan Petir Berpotensi Landa Sejumlah Daerah di Jawa Timur
Selain itu, masyarakat juga diminta untuk selalu memantau kondisi cuaca terkini berdasarkan citra radar cuaca WOFI melalui website, dan masyarakat diimbau untuk senantiasa mengecek prakiraan cuaca lewat aplikasi infoBMKG secara berkala.
Peringatan dini cuaca akan disampaikan sepekan, dan diulang 3 hari sebelum kejadian bahkan hingga 3 jam sebelum kejadian cuaca ekstrem. (rom)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News