Kanye West. Foto: Tangkapan layar YouTube.
BANGSAONLINE.com – Setelah didiagnosis menderita gangguan bipolar sembilan tahun yang lalu, Rapper Amerika terkenal, Kanye West, membuka diri mengenai kesehatan mentalnya. Ia menilai, diagnosis yang diberikan kepadanya pada 2016 silam adalah tidak benar.
Justru, ia percaya bahwa selama ini dia memiliki autisme. Istrinya, Bianca Censori, merupakan yang pertama kali menyadari bahwa West tidak memiliki gangguan bipolar, tetapi sesuatu yang lain.
BACA JUGA:
- Viral Pengendara Motor di Surabaya Bawa Kardus Berisi Barang Harga Rp70 Jutaan
- Viral! Siswa SD di Probolinggo jadi Korban Bullying, Polisi Lakukan Penyelidikan
- Jambret Apes! Nekat Gasak Perhiasan Emak-emak di Blitar, Ternyata Emas Imitasi
- Polemik Yai Mim dan Sahara, Gus Yusuf Minta Alumni Tebuireng Jaga Adab
Kanye West mengungkap terkait keadaan mentalnya dalam acara podcast The Download. Saat ia cari tahu lebih lanjut mengenai gejala autisme, West menyadari bahwa ia benar-benar mengidap autisme.
“Istri saya berkata bahwa kepribadian yang saya miliki tidak seperti bipolar, karena ia pernah melihat bipolar sebelumnya,” ucapnya.
West sadar bahwa orang-orang terdekatnya mengalami kesusahan dalam menghadapi keadaannya. Saat Adidas menetapkan untuk memutus kontrak dengan West, menurutnya, itu adalah momen yang sangat sulit sepanjang hidupnya.
Terlepas dari dunia hiburan, West juga mendapatkan dorongan dari keluarganya, terutama ayahnya. Ayah West menunjukkan rasa kekecewaan terhadapnya karena telah memutus semua sumber uang, kontrak dengan Adidas.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




