Ketua DPRD Gresik, M Syahrul Munir (kiri), dan wakilnya, Mujid Riduan (kanan), saat bertemu manajemen PT Orela Shipyard. Foto: Ist
Sementara itu, Syahrul bersyukur lantaran polemik dump truk yang didemo warga Dalegan saat melakukan urukan di PT Orela Shipyard, sekitar pantai Desa Ngemboh, Kecamatan Ujungpangkah, rampung.
"Alhamdulillah tuntutan warga Dalegan sudah ada kesepakatan melalui rapat yang difasilitasi Pemdes Dalegan dan kecamatan," ucapnya.
Ditegaskan olehnya, kawasan pantai yang diuruk PT Orela Shipyard untuk perluasan industri sudah berizin.
"Ada izinnya, ikut kementerian," katanya.
Ia pun mengaku bangga karena wilayah utara Gresik, terdapat perusahaan docking dan pembuat kapal. (hud/mar)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




