
SIDOARJO, BANGSAONLINE.com - Masyarakat di Desa Jatikalang, Kecamatan Krian, digegerkan dengan maling yang memasuki rumah saat Sholat Tarawih. Peristiwa itu digagalkan pemilik berteriak, dan membuat warga menangkapnya, lalu me.
“Iya benar (ada kejadian) penangkapan orang yang hendak masuk rumah tanpa izin pada Sabtu (1/3/2025)," kata Kapolsek Krian, Kompol IGP Atma Giri.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, kejadian tersebut diketahui saat pemilik rumah melihat gerak-gerik mencurigakan dari seorang pemuda di halaman rumahnya.
Setelah merasa ada yang janggal, rupanya seorang pria tak dikenal itu memasukkan tangannya ke jendela rumah. Kebetulan, pemilik rumah hendak berangkat ke masjid untuk tarawih dan langsung berteriak karena spontan.
Warga yang mendengar teriakan itu langsung berdatangan menuju rumah korban. Alhasil, si pencuri tak sempat kabur.
Warga yang sudah geram langsung menangkap dan menghajar pelaku hingga babak belur. Setelah diselidiki, pelaku belum sempat mengambil barang apa pun.
Kapolsek Krian menyebut, ketika terduga pelaku memasukkan tangannya ke jendela, pemilik rumah sudah mengetahui.
Namun, setelah dilakukan penyelidikan, rupanya terduga pelaku merupakan pria berkebutuhan khusus. Hal itu diperkuat dengan surat berkebutuhan khusus yang dimiliki.
"Ada surat orang berkebutuhan khusus," ucap Kapolsek Krian.
Kendati demikian, pihak korban tidak melaporkan kejadian tersebut. Keluarga terduga pelaku dengan pihak korban sepakat menyelesaikan kasus tersebut secara kekeluargaan.
"Sudah dibawa Pak Lurah, diselesaikan secara damai dan kekeluargaan," tandasnya. (cat/mar)