Ahmad Nurhamim dan Khoirul Huda.
Disebutkan olehnya, anggaran triliunan rupiah yang dibutuhkan untuk perbaikan jalan kabupaten, juga untuk pembangunan penunjang jalan, seperti pembuatan tembok penahan tanah atau TPT, dan drainase atau saluran air.
"Di beberapa titik jalan kan juga harus di lengkapi infrastruktur pendukung seperti TPT atau drainase biar umur kontruksi jalannya awet," pungkasnya.
Sementara itu, anggota Komisi III DPRD Gresik, Khoirul Huda, menyatakan pihaknya telah meminta DPUTR untuk menghitung kebutuhan anggaran untuk perbaikan jalan kabupaten secara total agar layak.
"Sudah pernah disampaikan DPU bahwa untuk anggaran perbaikan jalan kabupaten agar layak secara total membutuhkan anggaran Rp2,3 triliun," ucapnya.
Menurut dia, anggaran tersebut cukup besar untuk kekuatan APBD Gresik tahun ini. Sebab, kekuatan postur APBD Gresik 2025 baru mencapai Rp3,8 triliun.
"Kalau fiskal APBD 2025 Rp3,8 triliun itu diambil Rp2,3 triliun tahun ini untuk perbaikan jalan kabupaten secara total satu tahun anggaran, tidak mungkin karena akan mengorbankan belanja di program lain. Makanya untuk perbaikan jalan kabupaten dilakukan bertahap, konsekuensinya lama tuntasnya," cetusnya. (hud/mar)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




