Demo di DPRD Kota Malang.
"Kami tidak menerima informasi atau konfirmasi terkait aksi ini, dan sangat disayangkan terjadi kerusakan yang cukup parah," cetusnya.
Selain kerusakan fisik, aksi demo tersebut juga berujung pada jatuhnya korban. Seorang mahasiswa yang teridentifikasi sebagai anggota Pengurus Cabang IMM Malang, sempat mengalami cedera di bagian kepala.
"Kami masih mencari informasi mengenai keberadaan teman kami yang terluka dan dirawat di rumah sakit," ka seorang saksi dari kelompok mahasiswa yang enggan disebut namanya.
Selain mahasiswa, seorang anggota TNI dan 8 personel polisi juga terluka dalam insiden peristiwa ini.
Selama aksi, para pendemo dilaporkan melakukan pelemparan batu yang merusak kaca gedung dewan serta menyalakan petasan yang diarahkan ke bagian atas.
Tak hanya itu, sejumlah pos keamanan dibakar, menambah kerusakan yang terjadi. Dalam video yang beredar di media sosial, terlihat juga sejumlah motor yang diamankan polisi setelah rusaknya fasilitas di sekitar kantor DPRD Kota Malang.
Sedangkan Kasi Humas Polresta Malang Kota memastikan, informasi lebih lanjut terkait insiden ini akan segera diterbitkan.
Kendati demikian, kejadian ini menunjukkan betapa pentingnya menjaga cara berkomunikasi, dan menyuarakan aspirasi agar tetap dalam koridor yang damai serta konstruktif. (dad/mar)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




