Bupati Sidoarjo saat meninjau kerusakan di balai wartawan.
”Ini kalau AC-nya dinyalakan, listrik langsung mati. Njeglek. AC-nya juga rusak," ungkap sejumlah wartawan yang menunjukkan kondisi bangunan.
Bupati Sidoarjo pun mengintip ruangan kecil di pojok selatan balai wartawan. Ruangan kotor dan atapnya juga jebol.
Begitu pula kondisi kamar mandinya. Rusak. Cat tembok dan kusen sudah kusam.
Karpet tempat istirahat wartawan juga sudah kotor. Karena bertahun-tahun tidak pernah diganti.
Subandi pun lalu berbicara dengan Warih Andono dan Sekda Fenny Apridawati, lalu meminta kerusakan-kerusakan itu bisa segera diperbaiki, agar para wartawan bisa merasa nyaman bekerja, serta memiliki tempat istirahat yang layak.
”Tolong ya Bu Sekda. Segera diperbaiki yang bisa cepat digarap,” katanya.
"Kalau merenovasi gedung, perlu anggaran lagi. Baru bisa dilakukan setelah PAK APBD," imbuhnya.
Warih Andono menyatakan setuju, dan Sekda Fenny pun menyatakan siap menindaklanjutinya. Bupati mengatakan, para wartawan adalah mitra penting Pemkab Sidoarjo dalam melaksanakan program-program pembangunan, di antaranya masukan-masukan atas kinerja pemerintah daerah.
"Sudah seharusnya mereka mendapatkan perhatian dari pemerintah daerah. Akan kita perbaiki dan berikan apa yang dibutuhkan,” tegas Bupati Subandi sebelum berpamitan kepada anggota FORWAS dan PWI Sidoarjo.
Para wartawan pun menyatakan terima kasih, lantaran sudah lama Balai Wartawan Sidoarjo tidak dikunjungi bupati. Subandi datang saat mendapatkan keluhan dan siap segera membantu perbaikan balai wartawan. (cat/mar)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




