Asik Efendi saat ditemani oleh kerabatnya membuat air di kamar paviliun RSUD Dr. Moh. Anwar Sumenep, Jawa Timur. Foto: Kompas.com
"Banyak kamar yang terendam. (Ruang Paviliun) lantai bawah ini kena semua," ujar dia.
Ia juga menduga, banjir seperti ini sudah terjadi secara berulang setiap tahunnya.
"Ini terjadi tahunan, soalnya tadi hujannya tidak begitu deras, tapi sudah banjir kayak gini," ujarnya.
Sementara itu, warga Kecamatan Manding, Syaifuddin, saat menemani anaknya yang sakit panas di Ruang Mawar menduga bahwa genangan air yang masuk ke dalam kamar pasien diakibatkan oleh drainase di rumah sakit yang tidak baik.
Sehingga menyebabkan air tidak terbuang dengan maksimal dan justru menggenangi rumah sakit.
"Ini sudah sekitar 2 jam lebih, dan kalau dari rumah sakit belum ada upaya apa-apa kepada pasien," kata Syaifuddin. (rif)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




