Khofifah saat menghadiri istigasah dan seminar di Pondok Pesantren Amanatul Ummah, Jalan Siwalankerto Utara 2, Surabaya
SURABAYA,BANGSAONLINE.com - Nama tokoh Nahdlatul Ulama (NU) sekaligus pejuang kemerdekaan, KH Muhammad Yusuf Hasyim kembali diusulkan sebagai Pahlawan Nasional.
Pengusulan itu digelar dalam bentuk istigasah dan seminar yang berlangsung di Pondok Pesantren Amanatul Ummah, Jalan Siwalankerto Utara 2, Surabaya.
BACA JUGA:
- Gubernur Khofifah Sebut EJIES 2026 Jadi Pusat Inovasi Pendidikan Terbesar di Jatim
- Lepas Kloter Terakhir Jamaah Haji Embarkasi Surabaya, Gubernur Khofifah: Jaga Kesehatan dan Ibadah
- Gubernur Khofifah dan Mendikdasmen Lepas 3.600 Lulusan SMK dan LKP Bekerja ke Luar Negeri
- Pimpin Upacara Harkitnas 2026, Gubernur Khofifah Ingatkan Generasi Alfa Harus Siap Hadapi Era AI
Putra pendiri NU, KH Hasyim Asy'ari yang akrab disapa Mbah Ud itu dikenal sebagai tokoh yang memiliki peran besar dalam perjuangan kemerdekaan, pendidikan pesantren, hingga penguatan nilai kebangsaan.
Pengusulan ini mendapat dukungan dari berbagai tokoh penting, termasuk Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, Pengasuh Ponpes Amanatul Ummah KH Asep Syaifuddin Chalim, serta sejarawan Prof Usep Abdul Matin.
Dalam sambutannya, Gubernur Khofifah menekankan pentingnya forum seperti ini untuk memperkuat ingatan kolektif bangsa terhadap jasa para ulama dalam perjuangan kemerdekaan dan menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
“Seminar malam ini bukan sekadar bentuk dukungan agar KH. Yusuf Hasyim mendapat gelar Pahlawan Nasional, tetapi juga sebagai upaya mendokumentasikan keteladanan beliau untuk generasi mendatang,” ujar Khofifah.
KH Asep dalam paparannya mengatakan, KH Yusuf Hasyim sudah berjuang sejak usia 12 tahun. Salah satu jasanya yang besar adalah menyelamatkan Madiun dari potensi dikuasai penjajah dan menjadi negara bagian.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




