Khofifah saat menghadiri istigasah dan seminar di Pondok Pesantren Amanatul Ummah, Jalan Siwalankerto Utara 2, Surabaya
SURABAYA,BANGSAONLINE.com - Nama tokoh Nahdlatul Ulama (NU) sekaligus pejuang kemerdekaan, KH Muhammad Yusuf Hasyim kembali diusulkan sebagai Pahlawan Nasional.
Pengusulan itu digelar dalam bentuk istigasah dan seminar yang berlangsung di Pondok Pesantren Amanatul Ummah, Jalan Siwalankerto Utara 2, Surabaya.
BACA JUGA:
- Sambut Bhikkhu Walk for Peace 2026, Gubernur Jatim Ajak Ajak Kuatkan Toleransi
- Gubernur Khofifah Resmikan Revitalisasi 45 Sekolah di Tulungagung, Trenggalek dan Pacitan
- NU Babak Belur Hadapi Era Kolonialisme Algoritma?
- DPRD Jatim Terima LKPJ 2025, Gubernur Khofifah Tekankan Sinergi Eksekutif-Legislatif
Putra pendiri NU, KH Hasyim Asy'ari yang akrab disapa Mbah Ud itu dikenal sebagai tokoh yang memiliki peran besar dalam perjuangan kemerdekaan, pendidikan pesantren, hingga penguatan nilai kebangsaan.
Pengusulan ini mendapat dukungan dari berbagai tokoh penting, termasuk Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, Pengasuh Ponpes Amanatul Ummah KH Asep Syaifuddin Chalim, serta sejarawan Prof Usep Abdul Matin.
Dalam sambutannya, Gubernur Khofifah menekankan pentingnya forum seperti ini untuk memperkuat ingatan kolektif bangsa terhadap jasa para ulama dalam perjuangan kemerdekaan dan menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
“Seminar malam ini bukan sekadar bentuk dukungan agar KH. Yusuf Hasyim mendapat gelar Pahlawan Nasional, tetapi juga sebagai upaya mendokumentasikan keteladanan beliau untuk generasi mendatang,” ujar Khofifah.
KH Asep dalam paparannya mengatakan, KH Yusuf Hasyim sudah berjuang sejak usia 12 tahun. Salah satu jasanya yang besar adalah menyelamatkan Madiun dari potensi dikuasai penjajah dan menjadi negara bagian.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




