Seorang Mahasiswi Uniska saat memandu anak-anak di dalam Bis Satria. (Ist)
"Kalau hari ini kita diedukasi selama perjalanan di bis tadi. Anak-anak senang sekali. Ada edukasi sama mbaknya, sangat menyenangkan, dikasih tahu itu tempat apa, itu tempat apa. Alhamdulillah, dari awal sampai ini tadi kita sudah merasa berterima kasih atas pelayanannya yang baik sekali, "ucapnya, Rabu (4/6/2025).
Setelah berkeliling dengan bus, rombongan juga diajak ke ruang ATCS (Area Traffic Control System) – pusat kendali lalu lintas Dishub – untuk melihat langsung situasi lalu lintas melalui CCTV yang terpasang di berbagai simpang kota.
Indra Hadi Prasetyo, Kepala Bidang Manajemen Angkutan Dishub, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari layanan edukasi atas permintaan sekolah-sekolah.
“Dishub memfasilitasi permintaan dari sekolah-sekolah untuk pengenalan transportasi dan sebagainya, tergantung permintaan dari sekolah, mau pengenalan transportasi saja, atau juga keliling di kantor Dishub melihat terminal, atau pengujian kendaraan, "katanya.
Ia menambahkan bahwa ruang ATCS tidak dibuka untuk penumpang umum dan hanya diperuntukkan bagi anak-anak sebagai sarana edukasi. Rute yang digunakan pun tetap mengikuti jalur operasional Bus Satria tanpa rute khusus.
"Dengan semangat kolaborasi, Uniska Kediri dan Dishub Kota kediri, kami berharap program ini dapat terus memberikan pengalaman menyenangkan dan mendidik bagi anak-anak, serta memperkuat peran institusi pendidikan dalam membangun kesadaran berlalu lintas sejak dini, "tutup Indra. (uji/van)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




