Deputi Bidang Koordinasi ESDM Kementerian Koordinator Perekonomian Elen Setiadi (tiga kiri) berbincang bersama Wakil Presiden Direktur PTFI Jenpino Ngabdi (dua kiri) saat mengunjungi Smelter PTFI di KEK Gresik. Foto: Ist.
"Smelter beroperasi dijadwalkan mulai pekan ketiga Juni, namun proses perbaikan berhasil diselesaikan lebih cepat, sehingga smelter beroperasi lebih cepat, yakni pertengahan Mei," tambahnya.
Saat ini, Smelter PTFI telah memasuki fase ramp-up atau peningkatan kapasitas produksi secara bertahap, dari 40% hingga mencapai 100% pada bulan Desember 2025.
Dalam kunjungannya, Elen Setiadi bersama rombongan juga meninjau secara langsung ke area smelter, yaitu Common Gas Cleaning Plant (CGCP), Sulphuric Acid Plant (SAP), dan Central Control Building (CCB).
Kegiatan ini dilakukan agar rombongan dapat melihat secara menyeluruh kesiapan Smelter PTFI menuju produksi penuh yang ditargetkan pada Desember 2025
Beroperasinya kembali Smelter PTFI menjadi langkah penting dalam memperkuat kemandirian industri nasional serta memperkuat posisi Indonesia di pasar global.
Selaras dengan visi pemerintah menuju Indonesia Emas 2045, PTFI berkomitmen untuk terus memberikan kontribusi nyata dan menciptakan nilai tambah bagi bangsa dan negara.
Dalam kunjungan ini turut mendampingi antara lain perwakilan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Kementerian Keuangan, Kementerian Investasi, Kementerian Perdagangan, Kementerian Perindustrian dan Kementerian BUMN. Hadir juga MIND ID, serta Kawasan Ekonomi Khusus (KEK). (hud/rev)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




