DPRD Kabupaten Malang Bahas Perubahan APBD 2025, Fraksi-Fraksi Soroti Efisiensi dan Optimalisasi PAD

PDIP juga mempertanyakan lonjakan Belanja Tidak Terduga yang naik 59 persen dan Belanja Modal yang naik 10,96 persen. Fraksi menilai penyusunan database potensi pendapatan yang akurat sangat penting untuk mendukung evaluasi kinerja yang obyektif.

Fraksi PDIP turut menyoroti perlunya penyehatan BUMD, khususnya PT BPR Artha Kanjuruan, serta mengevaluasi seluruh kerja sama pemanfaatan aset daerah, termasuk Songgoriti. Isu percepatan perizinan, peningkatan layanan pendidikan dan kesehatan, serta pemerataan infrastruktur dasar juga menjadi sorotan.

Fraksi PKB: Dorong Infrastruktur Desa, Ketahanan Pangan, dan Digitalisasi

Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menilai perubahan APBD sebagai bentuk adaptasi terhadap dinamika pembangunan. Mereka meminta alokasi anggaran difokuskan pada penyelesaian proyek strategis seperti jalan desa, irigasi, dan jembatan antar-kecamatan.

PKB juga mendorong pemberdayaan petani dan nelayan melalui bantuan alat dan pelatihan, serta transformasi layanan publik desa melalui digitalisasi.


// Ganti skrip ShareThis lama di bagian bawah file dengan ini: