H. Yusuf Hidayat, Sekjen Barisan Gus dan Santri (Baguss)
SURABAYA,BANGSAONLINE.com - Belakangan beredar video di media sosial yang menyampaikan angka kemiskinan di Jawa Timur lebih tinggi dari Jawa Barat.
Dari data BPS itu jumlah rakyat miskin di Jatim 3,9 juta, sedangkan Jawa Barat 3,8 juta.
BACA JUGA:
- Hari Seni Sedunia 2026, Khofifah Ajak Warga Jatim Jadikan Seni Perekat Sosial
- Daftar Harga Sembako Jawa Timur Terbaru Hari Ini: Cabai Fluktuatif, Ayam Mulai Kondusif
- Update Harga Sembako Jatim Minggu 12 April 2026: Cabai Rawit Turun Lagi, Ayam dan Teri Fluktuatif
- Update Daftar Harga Lengkap Sembako Jatim Jumat 10 April 2026: Cabai Rawit Turun Rp1 Ribu
Video M. Soleh itu disikapi dengan video pula oleh Yusuf Hidayat, Sekjen Barisan Gus dan Santri (Baguss).
Pria yang akrab disapa Gus Yusuf itu mengaku mengomentari video tersebut agar masyarakat tidak gagal paham dan tergiring framing yang tidak tepat.
"Tidak tepat kalau angka kemiskinan di provinsi satu dengan provinsi lain diperbandingkan, karena sejumlah variabel yang berbeda antar daerah. Saya harus menjelaskan ini lewat video pendek, agar masyarakat tidak gagal paham karena menjadi korban framing," kata Gus Yusuf, Rabu (6/8/2025).
Alumni Pondok Pesantren Tebuireng, Jombang ini menjelaskan, tidak tepat kalau antara Jatim dan Jabar dibandingkan. Sebab perbedaan variabel yang tajam antara kedua provinsi tersebut.
Yusuf memberi contoh, Jatim mempunya 38 kabupaten/kota, sedangkan Jabar hanya 27 kabupaten/kota. Ia melanjutkan, jumlah desa di Jatim ada 7724 desa. Sementara Jabar hanya memiliki 5312 desa.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




