Salah satu peserta JKN dengan segmen PBPU, Maulana Ardhi. Foto: Ist
Untuk mempermudah pembayaran, BPJS Kesehatan menyediakan fitur autodebet sebagai metode praktis dan efisien. Maulana pun memanfaatkan fitur ini agar tidak lagi lupa membayar iuran.
"Dulu saya sering lupa bayar iuran JKN, bahkan pernah sampai kepesertaan saya nonaktif. Sejak mengaktifkan autodebet, semuanya jadi lebih mudah. Iuran otomatis terpotong dari rekening saya setiap bulan,” kata Maulana.
Ia juga mengingatkan peserta lain untuk rutin mengecek mutasi rekening dan memastikan saldo cukup agar proses autodebet berjalan lancar.
"Saya selalu cek mutasi rekening supaya bisa memastikan iuran JKN benar-benar sudah terpotong. Karena kendala bisa saja terjadi, entah dari sistem, jaringan, atau saldo yang tidak cukup,” ucapnya.
Melalui pengalamannya, Maulana mengajak peserta JKN lainnya untuk segera mengaktifkan fitur autodebet demi menjaga keaktifan kepesertaan dan menghindari denda.
"Saya sangat menyarankan peserta JKN lainnya untuk segera mengaktifkan fitur ini. Melalui autodebet, kita tidak perlu khawatir lupa atau telat bayar. Ini sangat membantu menjaga status kepesertaan tetap aktif,” pungkasnya. (uji/mar)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




