Direktur Utama PT AJG Yusuf Wibisono (dua dari kiri) saat meninjau project. FOTO: ist.
Di antaranya dengan melahirkan aplikasi AJG Sakti yang merupakan sistem terpusat untuk pengelolaan SDM, Dokumen Prosedur, Dokumen Kepatuhan dan Perizinan; kemudian aplikasi Simpro (Smart Intelligent Management Project); Cepeten (Cek Prospek Tender); Simanset (Sistem Informasi Manajemen Aset); SiK3ling (Sistem K3 dan Lingkungan); serta digitalisasi lainnya.
Untuk mendongkrak kinerja perusahaan, tambahnya, PT AJG yang bergerak di bidang EPC (Engineering, Procurement & Construction) ini berhasil menjalankan strategi yang terstruktur, fokus pada bisnis utama melalui penerapan prinsip Biaya, Mutu, Waktu & Safety (BMWS) yang tepat, hingga peningkatan tata kelola perusahaan.
Wahyu mengungkapkan, langkah-langkah ini turut membantu memulihkan kepercayaan pelanggan dan memperbaiki citra perusahaan.
Oleh karena itu, PT AJG saat ini juga diamanahi menjalankan sejumlah proyek penting, antara lain Pembangunan Gedung 5 Lantai Rumah Sakit Petrokimia Gresik (RSPG); Proyek-proyek EPC eksternal seperti Pembuatan Pabrik NPK di Semarang; Pembangunan Data Center dan Kantor TI di Petrokimia Gresik; serta Penambahan Kapasitas Cooling Tower Amoniak di Petrokimia Gresik.
Wahyu menambahkan, strategi jangka panjang PT AJG yang telah dirumuskan selaras dengan arahan Yayasan Petrokimia Gresik selaku pemegang saham. PT AJG fokus pada pengembangan SDM unggul, ekspansi proyek berbasis EPC sebagai inti bisnis, serta percepatan digitalisasi agar semakin kompetitif di tengah perubahan zaman.
"Perjalanan PT AJG menjadi bukti nyata bahwa semangat, solidaritas, dan komitmen terhadap visi-misi mampu mengantar perusahaan bangkit dari dinamika bisnis signifikan," pungkas Wahyu. (hud/van)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




