Rekaman CCTV curanmor atau pencurian kendaraan bermotor di Surabaya.
Henvita telah melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Genteng pada siang tadi dengan nomor laporan STTLP /129/VIII/2025/Reskrim/Polrestabes Surabaya/Polsek Genteng.
“Saya merantau di Surabaya selama 2 tahun dan motor itu satu-satunya harta saya. Motor sudah lunas dari angsuran sehingga tidak bisa saya klaim asuransi kehilangan,” harapnya.
Sementara itu, YN, pedagang kaki lima yang biasa berjualan di depan pagar kampung Ngemplak Gang 1, memberikan keterangan bahwa pagar kampung memang ditutup pukul 22.00 WIB, namun tidak dijaga.
“Kalau siang dan sore, motor pembeli soto Cak To meluber sampai ke depan rumah kos No.34, jadi tidak ada perbedaan antara motor anak kos dengan pembeli,” ujarnya.
Disebutkan pula olehnya, kampung yang menjadi sasaran maling kini dulu sempat difasilitasi petugas keamanan, namun kini sudah tidak ada lagi.
“Kalau dulu ada hansip ya, entah tiba-tiba nggak ada lagi,” imbuhnya. (rus/mar)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




