Direktur Keuangan dan Umum Petrokimia Gresik, Adityo Wibowo (kiri) menyerahkan wayang kepada dalang Ki Anom Dwijokangko pertanda dimulai gelaran wayang kulit. Foto: Syuhud/Bangsaonline.
Dalam kegiatan ini, Petrokimia berkolaborasi dengan Dinas Pendidikan, Disparekrafbudpora, serta sekolah-sekolah untuk mengajak para siswa menghadiri acara.
"Kami ucapkan terima kasih atas kehadiran bapak ibu dalam gelaran wayang kulit ini. Kami mohon doa restu agar Petrokimia Gresik tetap jaya," pungkasnya.
Selain menampilkan dalang Ki Anom Dwijokangko, pagelaran ini juga menghadirkan Bagas, dalang muda binaan Sanggar Mahesa Kencana Petrokimia Gresik.
Pertunjukan wayang kulit ini menjadi penutup rangkaian peringatan HUT ke-53 Petrokimia Gresik tahun 2025.
Hanafi, salah satu penggemar wayang kulit asal Gresik Kota mengaku sangat senang dengan adanya gelaran wayang kulit yang diadakan Petrokimia Gresik.
"Tentu bagi saya pecinta wayang kulit, pagelaran wayang kulit ini selain untuk hiburan, juga banyak pelajaran yang bisa diambil dari ceritanya, apalagi dalang banyak menyentil kondisi yang dialami bangsa dan masyarakat saat ini," katanya. (hud/msn)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




