Direktur Keuangan dan Umum Petrokimia Gresik, Adityo Wibowo (kiri) menyerahkan wayang kepada dalang Ki Anom Dwijokangko pertanda dimulai gelaran wayang kulit. Foto: Syuhud/Bangsaonline.
GRESIK, BANGSAONLINE.com – Dalam rangka memperingati HUT yang ke-53, PT Petrokimia Gresik menggelar wayang kulit di SOR Tri Dharma Petrokimia Gresik, Jumat (29/8/2025) malam.
Dalam kegiatan yang dihadiri ribuan warga mulai dari anak-anak hingga dewasa tersebut, panitia mendatangkan dalang Ki Anom Dwijokangko bersama sinden terkenal, Niken Salindri.
BACA JUGA:
- Musim Tanam 2026: Petrokimia Gresik Siapkan 219 Ribu Ton Pupuk Bersubsidi
- Perkuat Regenerasi Petani dan Cetak Agripreneur, PG Beri Beasiswa 50 Siswa SMK Pertanian
- Hadapi Dinamika Global, Petrokimia Gresik Perkuat Pasokan Sulfur
- Dukung Pertumbuhan UMKM Warga Sekitar, Petrokimia Gresik Kembali Gelar Bazar Ramadhan Lontar 2026
Direktur Keuangan dan Umum (DKU) Petrokimia Gresik, Adityo Wibowo, menyampaikan bahwa pagelaran wayang kulit ini sebagai rangkaian kegiatan memperingati HUT ke-53 Petrokimia Gresik.
"Pegelaran wayang kulit ini bentuk dukungan Petrokimia Gresik dalam pelestarian budaya yang sarat pesan moral," ujar Adit dalam sambutannya.
Ditandaskan Adit, kegiatan ini sejalan dengan tekad perusahaan dalam melestarikan budaya, karena budaya bisa hidup jika dilestarikan.
"Kami ingin wayang bukan hanya sebagai tontonan, tetapi juga tuntunan," tutur Adit.
Dalam kegiatan ini, Petrokimia berkolaborasi dengan Dinas Pendidikan, Disparekrafbudpora, serta sekolah-sekolah untuk mengajak para siswa menghadiri acara.
"Kami ucapkan terima kasih atas kehadiran bapak ibu dalam gelaran wayang kulit ini. Kami mohon doa restu agar Petrokimia Gresik tetap jaya," pungkasnya.
Selain menampilkan dalang Ki Anom Dwijokangko, pagelaran ini juga menghadirkan Bagas, dalang muda binaan Sanggar Mahesa Kencana Petrokimia Gresik.
Pertunjukan wayang kulit ini menjadi penutup rangkaian peringatan HUT ke-53 Petrokimia Gresik tahun 2025.
Hanafi, salah satu penggemar wayang kulit asal Gresik Kota mengaku sangat senang dengan adanya gelaran wayang kulit yang diadakan Petrokimia Gresik.
"Tentu bagi saya pecinta wayang kulit, pagelaran wayang kulit ini selain untuk hiburan, juga banyak pelajaran yang bisa diambil dari ceritanya, apalagi dalang banyak menyentil kondisi yang dialami bangsa dan masyarakat saat ini," katanya. (hud/msn)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




