Gubernur Khofifah saat menyapa masyarakat di Gedung Negara Grahadi, Surabaya.
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Gubernur Khofifah menyapa langsung masyarakat di depan Gedung Negara Grahadi pada Minggu (31/8/2025), sehari setelah aksi demonstrasi yang berujung kericuhan dan pembakaran sebagian gedung pada Sabtu (30/8/2025) malam.
Dalam dialog terbuka bersama warga, ia menyampaikan pesan penting agar seluruh elemen masyarakat menjaga kondusivitas dan tidak mudah terprovokasi.
BACA JUGA:
- Bertabur Hadiah, Gubernur Khofifah Ajak Warga Meriahkan Jalan Sehat Tahun Baru Islam
- Wisuda Tahfidz Khadijah Surabaya, Gubernur Khofifah: Generasi Qurani Jadi Modal Daya Saing Bangsa
- Khofifah Lantik Pengurus Ika FH Unair, Ajak Alumni Buka Akses Magang dan Jejaring bagi Mahasiswa
- Gubernur Khofifah Raih 2 Penghargaan Top Regional Leader 2026
Khofifah menegaskan, Jawa Timur adalah rumah bersama yang harus dirawat dengan semangat persaudaraan dan gotong royong.
“Kita semua ingin aspirasi tersampaikan. Tapi jangan sampai cara penyampaian itu justru merugikan banyak pihak,” ucapnya.
“Jawa Timur ini adalah rumah bersama. Mari kita jaga dan rawat bersama. Jangan mudah terprovokasi,” imbuhnya.
Ditekankan pula olehnya bahwa penyampaian aspirasi harus dilakukan secara tertib dan damai, tanpa merusak fasilitas umum. Ia memastikan, Pemprov Jatim selalu membuka ruang dialog dan siap menampung aspirasi masyarakat.
“Kalau fasilitas umum sampai rusak, yang rugi adalah masyarakat kita sendiri. Mari kita jaga bersama kondusivitas Jawa Timur,” tuturnya.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




