Gubernur Khofifah saat menyapa masyarakat di Gedung Negara Grahadi, Surabaya.
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Gubernur Khofifah menyapa langsung masyarakat di depan Gedung Negara Grahadi pada Minggu (31/8/2025), sehari setelah aksi demonstrasi yang berujung kericuhan dan pembakaran sebagian gedung pada Sabtu (30/8/2025) malam.
Dalam dialog terbuka bersama warga, ia menyampaikan pesan penting agar seluruh elemen masyarakat menjaga kondusivitas dan tidak mudah terprovokasi.
BACA JUGA:
- Gubernur Khofifah Salurkan BLT DBHCHT Rp2,5 Miliar untuk 2.508 Buruh Linting Sampoerna Rungkut II
- Produksi Padi Jatim Naik, Gubernur Khofifah Optimis Surplus Beras
- Jadi Guest Lecture Dies Natalis ke-39 UHT, Khofifah: SDM Maritim Unggul untuk Gerbang Baru Nusantara
- Ekonomi Jatim Tumbuh 5,96 Persen, Tertinggi di Pulau Jawa
Khofifah menegaskan, Jawa Timur adalah rumah bersama yang harus dirawat dengan semangat persaudaraan dan gotong royong.
“Kita semua ingin aspirasi tersampaikan. Tapi jangan sampai cara penyampaian itu justru merugikan banyak pihak,” ucapnya.
“Jawa Timur ini adalah rumah bersama. Mari kita jaga dan rawat bersama. Jangan mudah terprovokasi,” imbuhnya.
Ditekankan pula olehnya bahwa penyampaian aspirasi harus dilakukan secara tertib dan damai, tanpa merusak fasilitas umum. Ia memastikan, Pemprov Jatim selalu membuka ruang dialog dan siap menampung aspirasi masyarakat.
“Kalau fasilitas umum sampai rusak, yang rugi adalah masyarakat kita sendiri. Mari kita jaga bersama kondusivitas Jawa Timur,” tuturnya.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




