Gubernur Khofifah saat menyapa masyarakat.
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Gubernur Khofifah menegaskan komitmen Pemprov Jatim dalam memperluas akses kebutuhan pokok yang terjangkau bagi masyarakat. Komitmen ini diwujudkan melalui penyelenggaraan Pasar Murah di Kelurahan Jemur Wonosari, pada Selasa (2/9/2025).
Dalam agenda tersebut, ia menyampaikan bahwa pasar murah merupakan langkah strategis untuk memastikan distribusi sembako berjalan lancar dan aman, serta mudah dijangkau oleh masyarakat.
BACA JUGA:
- Laksanakan Sholat Idul Adha di Al Akbar, Gubernur Khofifah Serahkan Kurban dari Presiden Prabowo
- Khofifah Pantau Stok Bahan Pokok di Pasar Bojonegoro, Sejumlah Komoditas Terpantau Naik
- Tinjau Pasar Banjarejo, Gubernur Khofifah Pastikan Harga Stabil Jelang Idul Adha 2026
- Pastikan Stok Hewan Kurban Cukup, Gubernur Khofifah Tinjau Koperasi Ternak di Lamongan
“Kita ingin memastikan distribusinya lancar dan penjangkauannya aman. Ini persoalan akses, sehingga pasar murah harus hadir di tengah masyarakat,” ujarnya.
Pasar murah ini digelar secara rutin dan berpindah-pindah ke berbagai kabupaten/kota di Jawa Timur. Tujuannya adalah mendekatkan akses kebutuhan pokok, terutama bagi warga yang tinggal jauh dari pasar tradisional.
“Pasar murah ini hadir sebagai substitusi dari keberadaan pasar tradisional, sehingga masyarakat yang jauh dari pasar tetap bisa menjangkau sembako dengan harga terjangkau,” kata Khofifah.
Pada kegiatan Pasar Murah kali ini, berbagai kebutuhan pokok dijual dengan harga yang lebih rendah dibandingkan harga pasar umum di Surabaya.
Beras premium ditawarkan seharga Rp14 ribu per kg, sementara beras medium dijual Rp11 ribu per kg. Gula pasir tersedia dengan harga Rp14 ribu per kg, dan Minyakita dijual Rp13 ribu per liter.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




