Lokasi proyek saluran air box culvert di Jl. Gayungsari Barat. Foto: Rusmiyanto/BANGSAONLINE
SURABAYA,BANGSAONLINE.com - Tewasnya Sutrisno (46) mandor proyek box culvert di Jl. Gayungsari Barat pada Rabu (17/9/2025) akibat kecelakaan kerja kini memasuki babak baru.
Kasus yang sebelumnya ditangani Polsek Gayungan, kini dilimpahkan ke Polrestabes Surabaya.
BACA JUGA:
- Mayat Mr X Ditemukan Mengapung di Sungai depan Hotel Narita Surabaya
- Rekonstruksi Pembunuhan Satpam di Surabaya Ungkap Motif Pelaku Pakai Pinjol Atas Nama Korban
- Pelatih Perbakin Jatim Dipolisikan Atas Dugaan Lecehkan Atlet Putri, Korban Trauma Latihan
- Polsek Wonocolo Tangkap Penadah Motor Curian, 8 Unit Diamankan
Akan tetapi, polisi mengendus adanya dugaan korupsi dari proyek saluran air Pemkot Surabaya yang menelan anggaran miliaran rupiah tersebut.
Kasi Humas Polrestabes Surabaya, AKP Rina Shanty Nainggolan, menegaskan penanganan perkara kini diambil alih Unit Tipikor Satreskrim.
“Masuk Tipikor ya, masih lidik,” kata Rina, Selasa (23/9/2025).
Rina tidak menjelaskan rinci alasan mengapa kasus kematian pekerja ditangani Tipikor. Sebab, umumnya jika berkaitan dengan nyawa biasanya ditangani unit Jatanras atau Resmob. Ia hanya menjawab dua unit tersebut tengah menangani banyak kasus.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




