Adam Rusydi paparan saat sosialisasi bertajuk "Optimalisasi Media dan Pemuda di Era Digital untuk Mewujudkan Jawa Timur Gerbang Indonesia Emas", di Hotel Aston Sidoarjo, Jumat (26/9/2025). Foto: Ist.
SIDOARJO, BANGSAONLINE.com - Peran media dan pemuda di era digital menjadi salah satu perhatian DPRD Jawa Timur.
Untuk mengupas topik tersebut, Komisi C DPRD Jawa Timur menggandeng Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Sidoarjo menggelar sosialisasi bertajuk "Optimalisasi Media dan Pemuda di Era Digital untuk Mewujudkan Jawa Timur Gerbang Indonesia Emas".
Sosialiasi yang dihadiri anggota PWI Sidoarjo dan Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kabupaten Sidoarjo itu digelar di Hotel Aston Sidoarjo, Jumat (16/9/2025) malam.
Acara ini menghadirkan Ketua Komisi C DPRD Jawa Timur, Adam Rusydi, sebagai narasumber. Diskusi mengerucut pada pentingnya peran media di tengah derasnya arus informasi digital, sekaligus tantangan generasi muda dalam menghadapi gempuran berita bohong atau hoaks.
Adam Rusydi menjelaskan media memiliki peran vital dalam membentuk opini publik. Ia mengungkapkan, derasnya arus informasi di media sosial tidak jarang dimanfaatkan pihak tertentu dengan menyebarkan narasi provokatif.
"Kejadian kemarin (demo Agustus, red) menjadi evaluasi bersama. Dalam siaran langsung di media sosial banyak kata provokatif yang bisa memicu keresahan. Karena itu, media harus hadir dengan informasi yang benar dan bermanfaat," ujar politikus Partai Golkar ini.
Ia juga menegaskan, peran media di era digitalisasi menjadi sangat penting, termasuk di wilayah Kabupaten Sidoarjo.
"Ramai sepinya Kabupaten Sidoarjo ini opo jare arek-arek media. Betul apa tidak? Masyarakat itu akan tahu segala bentuk informasi yang ada di Kabupaten Sidoarjo ini juga dari media," ungkap alumni Universitas Negeri Surabaya (Unesa) ini.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




