Wali Kota Kediri saat memberi sambutan. Foto: Ist
KOTA KEDIRI, BANGSAONLINE.com - Rumah ibadah tidak hanya berfungsi sebagai tempat menjalankan ritual keagamaan, tetapi juga memiliki peran penting dalam membentuk karakter, menanamkan nilai kasih sayang, dan menumbuhkan sikap toleransi sejak dini.
Hal tersebut disampaikan Wali Kota Kediri, Vinanda Prameswati, dalam Sosialisasi Rumah Ibadah Ramah Anak yang digelar di Ruang Joyoboyo, Selasa (7/10/2025).
BACA JUGA:
- Pemkot Kediri Jangkau Calon Siswa Sekolah Rakyat 2026/2027
- Perbarui DTSEN, Pemkot Kediri Pastikan Distribusi Bansos Lebih Tepat Sasaran
- Sambut Studi Tiru dari NTT, Wali Kota Kediri Perkenalkan Pengembangan Tenun Ikat Bandar Kidul
- Peringati Harkitnas ke-118, Wali Kota Kediri Tekankan Literasi Digital Generasi Muda
Dalam kesempatan tersebut, ia menegaskan bahwa rumah ibadah memiliki fungsi strategis sebagai tempat pembinaan spiritual dan moralitas umat, termasuk bagi anak-anak sebagai generasi penerus bangsa.
“Rumah ibadah ini merupakan tempat suci sekaligus tempat pembinaan spiritual dan moralitas. Di sinilah nilai-nilai kebaikan, kasih sayang, serta toleransi ditanamkan, terutama bagi anak-anak kita,” ujarnya.
Ia menambahkan, konsep rumah ibadah ramah anak merupakan langkah penting untuk menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, bersih, dan inklusif bagi anak-anak.
“Harapan kami, rumah ibadah dapat menjadi ruang yang benar-benar memberikan rasa aman dan nyaman bagi anak-anak. Tentu hal ini membutuhkan dukungan dari seluruh pihak, termasuk para pengurus rumah ibadah,” imbuhnya.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




