Segera Servis Kendaraanmu Jika Tidak Mau Terjadi Seperti Ini!

Segera Servis Kendaraanmu Jika Tidak Mau Terjadi Seperti Ini! Foto: Mobil yang sedang di servis secara berkala

SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Setiap kendaraan contohnya mobil, sudah pasti harus diservis secara berkala agar performa mobil tersebut selalu prima. Namun terkadang pemilik mobil selalu dibingungkan, apa harus servis berdasarkan waktu pemakaian (time-based) atau bisa juga berdasarkan jarak tempuh (mileage-based)?.

Nur Imansyah Tara selaku Marketing Division Head Auto2000 mengatakan, secara rutin juga dapat menjaga performa mobil agar selalu tetap keadaan prima dalam mendukung mobilitas. Kondisi mobil yang selalu sehat bisa mengurangi kemungkinan masalah seperti mogok atau kecelakaan. Performa yang terjaga juga membuat mobil dapat bekerja lebih efisien sehingga lebih irit bahan bakar dan yang tak kalah penting yaitu daya tahan komponen mobil menjadi lebih terjaga.

BACA JUGA:

Waktu Pemakaian atau Jarak Tempuh?

Tak sedikit juga yang mengira situasi jalan yang kerap macet terkhusus di kota besar seperti Jakarta dan Surabaya, membuat perhitungan berdasarkan waktu pemakaian (time-based) menjadi lebih relevan. Alasannya secara teori, jarak tempuh 10.000 km dapat diselesaikan kurang dari 6 bulan.

Nyatanya, macet panjang di kota besar buat target tersebut sulit dicapai. Sebenarnya di situasi macet mesin mobil tetap bekerja, bahkan lebih berat akibat tidak memperoleh pendinginan yang memadai. Lebih buruknya, idle berkepanjangan yang membuat campuran bensin dan udara tak ideal akhirnya memicu pembakaran tidak sempurna.

Dampak dari Pembakaran yang Tidak Sempurna

Tumpukan karbon yang terjadi dari pembakaran tidak sempurna akan menempel di ruang bakar dan komponen bergerak sehingga buat performa mesin lebih menurun. Efek negatifnya, tenaga mesin turun dan konsumsi bahan bakar lebih besar, Efek buruk lainnya yaitu berkurangnya daya tahan yang saling bergesekan.

Selain itu, sisa-sisa pembakaran yang tidak sempurna bisa menyusup ke dalam sistem sirkulasi oli mesin, merusak senyawa kimia oli, sampai akhirnya tak mampu melaksanakan tugasnya dengan baik.

Ditambah pemaksaan mesin bekerja lebih ekstra yang diakibatkan dari performa menurun, tinggal menunggu waktu sebelum mesin mobil rontok. Dan di waktu yang bersamaan, komponen lainnya juga bekerja keras sampai melebihi batas normal.

Contohnya komponen rem, transmisi berikut oli transmisi, ban, cairan mobil, serta aki. Padahal jarak tempuh praktis tidak bertambah banyak.

Rekomendasi Interval Servis Berkala

Menimbang kondisi itu, Auto2000 merekomendasikan penggunaan waktu (time-based) guna menghitung interval , yaitu setiap 6 bulan sekali, khususnya untuk mobilitas perkotaan. Namun kalau ternyata jarak tempuh mobil sudah melewati 10.000 km padahal belum mencapai 6 bulan, sebaiknya segera . Ingat, tidak usah menunggu hingga 6 bulan jika mobil-mobil Anda masuk dalam kategori high usage.

Banyak komponen kendaraan wajib dicek ulang guna memastikan tidak ada potensi kerusakan. Oli juga harus diganti secara berkala agar tidak kehilangan kemampuannya dalam melindungi mesin, termasuk cairan lain seperti radiator coolant dan brake fluid. (glg)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Berita Terkait

BANGSAONLINE VIDEO