Hingga hari ini BBM swasta belum tersedia. Warganet mulai menyampaikan uneg-uneg melalui medsos.
BANGSAONLINE.com – Hingga hari ini, Rabu (22/10/2025) Bahan Bakar Minyak (BBM) dengan Research Octane Number (RON) 92 ke atas di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) swasta seperti Shell, BP, Vivo, dan AKR belum tersedia.
Banyak warganet menyayangkan kondisi ini, beberapa dari mereka menuangkan uneg-uneg melalui media sosial (medsos) mulai dari Instagram hingga X. Bahkan, tak jarang warganet berkomentar pedas kepada Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia.
BACA JUGA:
- Wow, Bahlil Ditunjuk Jadi Ketua Satgas Energi Bersih
- Bahlil Nongol Bawa Kabar soal Konflik Iran Vs AS, Dipanggil Prabowo soal Stok BBM dalam Negeri
- 38 DPD II Golkar Jatim Dilantik Serentak di Surabaya, Bahlil: Ini Sejarah, Belum Pernah Sebelumnya
- Asyik! Harga BBM Shell Per 1 Februari 2026 Turun, Segera Cek di Sini
Seperti yang disampaikan oleh akun bernama ganjar_mulya, ia menyampaikan uneg-unegnya melalui postingan di Instagram dengan mengunggah video yang mengkritik kebijakan Menteri ESDM hingga mendapat 104 ribu like.
“Sama Nabi diceritain tuh kalau ngezalimin orang kayak gitu, nanti pahala dia seumur hidup diambil sama orang yang di zalimi. Kalau pahalanya udah habis, dosa setiap orang yang dizalimi ditumplekin ke dia,” ucap postingan dalam unggahan akun ganjar_mulya, dikutip Rabu (22/10/2025).
Postingan tersebut banjir komen dari netizen. Berikut beberapa komentar dan sindiran netizen yang cukup pedas terhadap Menteri ESDM.
- aditya.d.putro: “Jalur surga dizalimi pejabat”.
- bayangankelam0: “Emang dia ada pahalanya ya?”.
- asusilo17: “Emang dia percaya akhirat?”.
- aipbiank: “Berdosa gak sih, kalo menginginkan pejabat itu cepet pindah alam?”.
- cak_anggit: “Alhamdulillah, karena ada segelintir pemerintah yang zalim, rakyat pada masuk surga”.
- yunita_yuhadittama: “Alhamdulillah, ada yang nanggung dosaku di dunia”.
- herutapigamaliel: “Kenapa kebijakan bapak ini selalu merugikan masyarakat banyak? Kebijakan gas 3 kg aja belum lupa kita gimana susahnya”.
- heri_syahrian: “Hebatnya orang Indonesia, udah tau dizalimi, masih bisa bercanda dan ketawa ngakak”.
(msn)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




