BWI Kabupaten Probolinggo Dorong Wakaf Uang dan Digital Jadi Program Prioritas Nasional

BWI Kabupaten Probolinggo Dorong Wakaf Uang dan Digital Jadi Program Prioritas Nasional Pengurus BWI Kabupaten Probolinggo saat menggelar rapat koordinasi dalam rangka optimalisasi dan evaluasi program kerja. Foto: ANDI SIRAJUDIN/BANGSAONLINE

“Hal itu berbeda dengan wakaf tanah yang tidak memiliki sisi fleksibilitas. Karena kalau wakaf tanah, tidak mungkin kita wakaf tanah misalnya hanya 10 meter persegi. Tetapi kalau wakaf uang, itu bisa. Taruhlah, Rp10 ribu, Rp20 ribu atau Rp50 ribu dan juga sekian juta, dan seterusnya, jadi sangat fleksibel,” paparnya.

Dengan kemudahan tersebut, BWI Kabupaten akan menggandeng pihak terkait agar ASN dan karyawan dapat berpartisipasi dalam wakaf uang. Pengelolaan wakaf uang juga lebih praktis karena bisa dilakukan melalui perbankan, termasuk kerja sama dengan Bank Muamat dan BFI Syariah.

Dari sisi penerima manfaat (mawquf alaih), wakaf uang memungkinkan penyaluran bantuan sesuai kebutuhan, seperti beasiswa, pembangunan rumah layak huni (RTLH), dan program sosial lainnya.

“Di sini, wakaf berbeda dengan zakat. Kalau wakaf bisa dilakukan tiap bulan, kalau zakat bisa setahun sekali. Bahkan, dari sisi jumlah juga berbeda, kalau wakaf bebas dan kalau zakat ditentukan jumlahnya. Pengelolaan wakaf juga bebas dikelola di manapun asal bermanfaat,” urai Romli.

Ditegaskan pula dukungan penuh BWI Kabupaten terhadap percepatan sertifikasi tanah wakaf yang menjadi program nasional Kementerian ATR/BPN.

“Kita juga dukung percepatan sertifikasi tanah wakaf yang saat ini digalangkan BPN,” pungkasnya. (ndi/mar)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Berita Terkait

BANGSAONLINE VIDEO