Kondisi di salah satu sudut Kabupaten Sumenep seusai hujan
Sementara itu, hujan lebat yang disertai angin kencang dalam beberapa tahun terakhir sering terjadi di Kecamatan Rubaru, Guluk-Guluk, Kalianget, dan Dungkek.
“Beberapa tahun terakhir hujan disertai angin kencang itu sampai merobohkan rumah warga. Penyebab robohnya bukan cuma angin, tapi karena memang rumahnya yang sebagian sudah rapuh,” jelas Kadir.
Untuk bencana longsor, wilayah yang paling sering terdampak meliputi Desa Gadu Timur di Kecamatan Ganding, Desa Duko dan Basoka di Kecamatan Rubaru, serta Desa Payudan Daleman di Kecamatan Guluk-Guluk.
“Penyebab tanah longsor yakni konstruksi tanah itu memang tanah bergerak. Selain itu, pepohonan yang ada di sekitar itu ditebang dan menyebabkan tanah bergerak,” bebernya.
Selain itu, bencana genangan air kerap melanda kawasan perbatasan Desa Patean di Kecamatan Batuan dan Desa Nambakor di Kecamatan Saronggi.
“Di beberapa daerah kami sudah mendirikan posko tanggap bencana agar warga mudah berkonsultasi dan melaporkan jika terjadi bencana di daerahnya,” pungkasnya. (van)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




