Pemkot Pasuruan Perkuat Program ini untuk Turunkan Stunting

Pemkot Pasuruan Perkuat Program ini untuk Turunkan Stunting Pelaksanaan program Jatim Terbaik's atau akronim dari Jawa Timur Tanggap terhadap Ibu Hamil Risiko Stunting di Kota Pasuruan.

Sementara itu, Ketua TP PKK Kota Pasuruan, Suryani Firdaus, menegaskan penurunan merupakan bagian penting dari implementasi Misi Asta Cita, terutama agenda pemberantasan kemiskinan dan peningkatan kualitas sumber daya manusia.

“Diperlukan penyiapan generasi yang sehat, cerdas, dan bebas untuk menyongsong Indonesia Emas 2045. Upaya pencegahan dan penurunan harus dilakukan secara holistik, integratif, dan berkualitas melalui koordinasi, sinergi, dan sinkronisasi seluruh pihak,” ujarnya.

Sepanjang 2025, ia menyatakan bahwa Pemkot Pasuruan telah melaksanakan 20 kali Grebek Stunting, berfokus pada pemberian makanan bergizi kepada balita serta edukasi pola pengasuhan bagi orang tua.

“Edukasi pemenuhan gizi dan pengasuhan 1000 HPK harus dilakukan secara terpadu, terarah, tepat, dan sesuai standar kesehatan,” tuturnya.

Berdasarkan Bulan Timbang Agustus 2025, angka Kota Pasuruan tercatat sebesar 8,08 persen. Namun, data SSGI 2024 menunjukkan tren peningkatan prevalensi sehingga diperlukan penguatan pemantauan tumbuh kembang anak.

“Kunjungan balita ke Posyandu harus terus ditingkatkan. Intervensi yang tepat waktu sangat menentukan keberhasilan penurunan ,” ucap Ketua TP PKK Kota Pasuruan.

Kegiatan ini juga menghadirkan sesi edukasi kesehatan oleh dr. Roni Subrata, Sp.OG., dari RS Graha Sehat Medika, serta dihadiri Ketua I dan II TP PKK, perangkat daerah terkait, camat, dan lurah di lingkungan Pemkot Pasuruan. (par/mar)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Berita Terkait

BANGSAONLINE VIDEO