Trimurti Restaurant Grand Mercure Malang Mirama saat menerima sertifikasi halal dari MUI dan BPJPH.
MALANG, BANGSAONLINE.com - Trimurti Restaurant Grand Mercure Malang Mirama resmi menerima sertifikasi halal dari Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) dan Majelis Ulama Indonesia (MUI).
Penyerahan sertifikat berlangsung di Grand Mercure Malang Mirama pada Senin (5/1/2026), dihadiri oleh LPH UIN Maulana Malik Ibrahim Malang sebagai lembaga pemeriksa halal yang memastikan kehalalan produk sebelum sertifikat diterbitkan BPJPH.
Pencapaian ini menjadi tonggak penting bagi Tim Manajemen Halal Trimurti Restaurant yang dipimpin Sugito Adhi dan Mutiara Jannaty Putri.
Tim berkomitmen menjaga kualitas dan kehalalan produk, sehingga hidangan yang disajikan tidak hanya lezat dan berkualitas tinggi, tetapi juga terjamin halal bagi seluruh masyarakat.
Proses sertifikasi mencakup pemeriksaan menyeluruh terhadap rantai pasok restoran, mulai dari bahan baku, penyimpanan, pengolahan, hingga penyajian. Seluruh aspek operasional telah memenuhi standar Sistem Jaminan Produk Halal (SJPH).
“Proses sertifikasi ini cukup panjang dan kami menyadari bahwa kepastian halal adalah hak fundamental bagi konsumen kami, terutama spesifik market yang ada di Indonesia," kata Cluster General Manager Grand Mercure Malang Mirama & Mercure Surabaya Grand Mirama, Sugito Adhi.
"Sertifikat ini adalah bukti dedikasi kami dalam memberikan rasa aman dan nyaman bagi setiap tamu yang datang menikmati hidangan kami,” imbuhnya.
Sugito menegaskan, cita rasa khas yang menjadi favorit pelanggan tetap dipertahankan, sembari menghadirkan inovasi menu baru sesuai standar kesehatan dan kehalalan internasional.
Sementara itu, Direktur Pusat Pengembangan Bisnis LPH UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, Suud Fuadi, menjelaskan bahwa proses sertifikasi melibatkan pemeriksaan mendalam pada setiap titik kritis produksi.
"Kami memastikan tidak ada kontaminasi silang dan semua bahan tambahan yang digunakan memenuhi standar syariat," ucapnya.
Ia berharap keberhasilan ini menjadi contoh bagi pelaku industri kuliner lain bahwa kualitas rasa dan kepatuhan halal dapat berjalan beriringan. (dad/mar)






