Anggota Polres Lamongan yang disiagakan di Polsek Kalitengah
LAMONGAN,BANGSAONLINE.com - Polres Lamongan mendirikan Posko Siaga Bencana dan menyiagakan puluhan personel menyusul meluasnya banjir akibat luapan Sungai Bengawan Jero di Kecamatan Kalitengah.
Kasi Humas Polres Lamongan, Ipda M. Hamzaid mengatakan, kondisi di lapangan terus dipantau seiring kenaikan ketinggian air yang berdampak langsung pada aktivitas warga.
BACA JUGA:
- Pemkab Lamongan Salurkan 54 Ton Beras dan Ribuan Paket Sembako untuk Warga Terdampak Banjir
- Peringati 1 Abad NU, 16 Tim Ramaikan Lomba Dayung Dragon Boat di Bengawan Jero Lamongan
- Percepat Pengendalian Banjir, Bupati Lamongan Tinjau Penguatan Tanggul Kali Plalangan
- Banjir Luapan Bengawan Jero Lamongan Mulai Surut, Sejumlah Jalan Alami Kerusakan
“Di wilayah Kecamatan Kalitengah tercatat sebanyak sembilan desa terdampak banjir dengan ketinggian air mencapai kurang lebih 70 sentimeter,” ujar Hamzaid, Selasa (13/1/2026).
Meski tidak menimbulkan korban jiwa, banjir menggenangi rumah warga, fasilitas umum, hingga tambak ikan. Kondisi tersebut juga menyebabkan terganggunya akses mobilitas di sejumlah titik.
Sebagai langkah penanggulangan, Polres Lamongan menerjunkan satu satuan setingkat peleton (SST) atau sekitar 35 personel gabungan dari Sat Samapta, Sat Polairud, dan Polsek Kalitengah.
Selain itu, Posko Pelayanan Kemanusiaan didirikan di depan Kantor Kecamatan Kalitengah untuk memudahkan koordinasi dan pelayanan kepada masyarakat terdampak.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




